Komplotan Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polisi

Komplotan Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polisi
Barang bukti saat di ekspos Polres Tuban
Posted by:
kotatuban.com – Komplotan pembobol rumah kosong dibekuk petugas kepolisian dari Polres Tuban. Komplotan penyatron rumah yang tak berpenghuni tersebut ditangkap petugas kepolisian setelah berkali-kali melakukan aksinya.
Komplotan pembobol rumah kosong tersebut berjumlah empat orang, yakni Supriyadi (45), Junaedi (40), Dimas Bayu Rahman Kristanto (25), dan Maqbub Agus Ardiansah (25). Empat komplotan pembobol rumah kosong tersebut semuanya warga Surabaya. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang yang berinisial Adi Rosadi (49) warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura yang sebagai penadah hasil curian keempat pelaku tersebut.
”Semua tersangka ini kita tangkap di Surabaya. Dan masih ada satu orang penadah lagi yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” terang, Kapolres Tuban Fadly Samad pada press rilis dengan sejumlah wartawan di Mapolres Tuban, Senin (15/05).
Menurutnya, komplotan pencuri sepesialis rumah kosong tersebut telah melakukan pencurian sebanyak lima kali di Tuban. Yakni di rumah Edi Sukarno, Dany Candra Triatmoko, Budi Waluyo, dan Edi Kartono. Keempat orang tersebut merupakan warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban. Selain itu, pelaku juga menyatroni rumah Dody Iskandar Wijaya warga Perum Graha Indah, Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban.
”Setelah mendalami dari CCTV yang terpasan disalah satu korban, mobil pelaku jenis Ertiga dengan nopol L 1819 Y warna hitam terekam kamera. Kemudian petugas mencari keberadaan kendaraan tersebut dan berhasil menangkap Maqbub Agus Ardiansah, dan kemudian berhasil menangkap pelaku lain,” ungkapnya.
Selain di Tuban pelaku juga melakukan kejahatan yang sama di wilyah hukum Polres Gresik 7 TKP, Lamongan 2 TKP, dan Nganjuk 2 TKP. ”Bahkan tiga dari empat pelaku yang melakukan pembobolan rumah kosong ini juga pernah dipenjara dengan kasus yang sama,” tandasnya.
Sedangkan, modus oprandi yang dilkukan tersangka dengan mengendarai mobil sewaan berputar-putar mencari sasaran rumah yang kosong. Kemudian satu orang turun untuk memastikan bahwa rumah yang akan dijadikan sasaran benar-benar kosong. Setelah yakin bahwa rumah tak berpenghuni kemudian tersangka lain masuk kedalam rumah dengan merusak kunci.
”Setelah mendapatkan barang curian, komplotan tersebut menjual barang curian tersebut kepada Adi Rosadi,” ujarnya.
Dari penangkapan tersangka petugas berhasil mengamankan, dua buah mobil, uang tunai Rp20.550.000, lima buah HP, dan perlengkapan yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya. Akibat perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 363 ayat 1 butir 4,5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun. (duc)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.