Jelang UN, MA Ash-Shomadiyah Gelar Sungkeman

Jelang UN, MA Ash-Shomadiyah Gelar Sungkeman
Siswa MA As-Shomadiyah saat sungkem orang tuanya
kotatuban.com – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada Senin (10/04) mendatang, Madrasah Aliyah (MA) Ash-Shomadiyah menggelar acara sungkeman. Kegiatan yang dilaksanakan dihalaman sekolahan setempat, Jumat (07/04) tersebut selain dihadiri wali murid kelas tiga juga dihadiri oleh Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad.
Pada acara sungkeman tersebut sebanyak 43 siswa kelas tiga secara bergantian mencuci kaki dewan guru dan orang tua. Setelah itu mencium kaki guru dan orang tua sebagai tanda permohonan maaf dari para siswa.
”Sungkeman ini sebagai tanda permintaan maaf dari para siswa kepada dewan guru dan orang tua. Agar dalam menjalankan ujian nasional nanti dapat berjalan dengan lancar. Dan yang penting dari pada itu diberi kemudahan oleh Allah dalam melanjutkan ke perguruan tinggi lantaran ridho orang tua dan guru,” terang, Kepala Madrasah Aliyah Ash-Shomadiyah Reza Shalihuddin Habibi.
Menurutnya, bahwa kegiatan sungkeman tersebut selain untuk mendapatkan ridho dari orang tua dan guru, juga sebagai membentuk karakter seorang anak. Karena ridho orang tua sangat lah penting bagi anak untuk menggapai kesuksesan.
”Tradisi sungkeman ini merupakan acara rutin dan sakral untuk MA Assomadiyah. Dan kita laksanakan setiap tahun menjelang UN untuk anak kelas tiga. Sungkeman ini juga telah kita lakukan enam kali berturut-turut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad mendoakan kepada para siswa yang akan melakukan UN agar diberikan kemudahan dalam menggapai cita-cita. Menurutnya, ujian itu sebagai perjalanan yang harus dilalui.
”Jika kita ingin naik tingkat harus melalui ujian. Ujian ini sebagai tangga. Dan jika ujian ini sebagai stasiun kereta kita harus melalui stasiun untuk mencapai stasiun lainnya,” ujar Kapolres Tuban.
Menurut perwira polisi kelahiran Makassar tersebut menjadi manusia itu harus memiliki nilai. Sehingga, nilai itu selain berguna dan bermanfaat untuk diri sendiri juga berguna untuk orang lain.
”Untuk menghadapi ujian kita harus tanamkan dalam diri kita bahwa ujian itu bukan hanya untuk kita saja, namun juga untuk orang tua, keluarga, dan negara,” pungkasnya. (duc)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply