Ijazah Unirow Ditolak untuk Daftar CPNS

Ijazah Unirow Ditolak untuk Daftar CPNS
kotatuban.com/lukmanul haqim

kotatuban.com/lukmanul haqim

kotatuban.com – Komisi C DPRD Tuban, akhirnya mempertemukan pihak Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, menyusul banyaknya komplain dari alumni yang mengeluhkan tidak diakuinya ijazah yang mereka miliki lantaran universitas tersebut belum terakreditasi.

Para alumni Unirow merasa dirugikan kampus karena terhalang saat akan mendaftar menjadi PNS.

“Banyaknya sms yang masuk pada kami terkait masalah ini, jadi kita pertemukan di sini,” kata Ketua Komisi C DPRD Tuban, Musa.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Unirow Tuban, Hadi Tugur, menyatakan masalah tersebut sudah ada sejak tahun 2004.  Padahal ijin Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sudah ada dan otomatis sudah memiliki akreditasi dari pemerintah. Sedang akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) hanya sebagai penopang untuk peringkat tertentu.

“Sesuai aturan, lembaga yang sudah punya ijin penyelenggaraan perguruan tinggi saat mendaftar sudah termasuk akreditasi C,” kata Tugur dalam dengar pendapat dengan Komisi C DPRD dan BKD Tuban, Kamis (13/9).

Tugur menngungkapkan, saat ini semua jurusan yang ada di Unirow sudah mempunyai ijin penyelenggaraan. Sehingga semua sudah terakreditasi C. Meski begitu untuk saat ini baru ada dua jurusan yang mempunyai akreditasi B.

“Yang lainnya menunggu BAN-PT. Tapi, berkas akreditasi sebagai persyaratan sudah kami usulkan sejak  tahun lalu,” tandas Tugur.

Tugur  mempertanyakan alasan tidak diperbolehkannya ijazah Unirow untuk mendaftar menjadi PNS. Karena dia melihat tidak ada peraturan yang melarang itu dan di daerah luar Tuban juga tidak ada syarat ijazah minimal harus diakreditasi BAN-PT.

Sementara itu, Kepala BKD Tuban, Nur Hasan mengatakan permasalahan ini menjadi evaluasi dalam perekrutan CPNS 2013 mendatang. Sebab selama ini BKD Tuban bertindak hanya sebagai panitia penyelenggara CPNS. Sedang semua prasyarat dan perekrutan adalah wewenang dari pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Kita hanya menjalankan tugas. Semua aturan dari pusat,” ujar Nur Hasan. (kim)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

46 Responses

  1. ImronDecember 3, 2012 at 17:28Reply

    Ijazah Unirow juga banyak ditolak di Jawa Tengah. Karena menyelenggarakan kelas jauh terutama PGSD. Imbasnya seluruh alumni unirow kena getahnya.

  2. Agus CenthakDecember 4, 2012 at 17:12Reply

    Ada pepatah..”Akibat nila setitik, merusak susu sebelanga”..
    Nah, ini yg terjadi pada alumni Unirow.
    Maaf..mungkin ada alumni Unirow yg memerlukan gelar sarjana, cuma sebagai syarat saja untuk : daftar PNS, daftar jadi Caleg, daftar ikut pilkada, kenaikan jabatan PNS, dll, dan mungkin juga cara dapatnya dari membeli, gk melalui proses belajar…buat apa ngoyo, gitu katanya…
    Segelintir orang inilah, berperan sebagai nila. Dan orang2 lain yang belajar dengan sungguh-sungguh ini sebagai susu, mereka jadi kena imbasnya.
    Maka rusaklah susu itu..rusaklah reputasi Unirow…
    Fenomena inilah yg sedang terjadi…Sebaiknya buang aja susunya, beli susu baru..hehehe..Wassalam..

  3. sindikateFebruary 5, 2013 at 06:47Reply

    sia sia deh buang waktu buang duit buang tenaga kalo dpt ijazah nggak bisa dipake. terus gmn dong kebijakannya??

  4. AndraFebruary 9, 2013 at 16:20Reply

    ( Sedang akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) hanya sebagai penopang untuk peringkat tertentu. ), Justru ini yang mempengaruhi kualitas dari universitas itu sendiri, Astagfirullah statement nya Pak Hadi???.. ( Menanggapi hal tersebut, Rektor Unirow Tuban, Hadi Tugur, menyatakan masalah tersebut sudah ada sejak tahun 2004.) Sekarang 2013, ngapain saja selama 9 tahun kok gak dikejar itu orang BAN-PT ???..

    • HarieyantoMay 17, 2013 at 06:58Reply

      ini perlu dbuat pansus bos bek e tugur gk mngulur waktu untk mslah ini.,

  5. AndraFebruary 9, 2013 at 19:59Reply

    Comment saya diatas adalah bentuk pertanyaan sesuai yang ditulis oleh penulis, yang barangkali ada akademisi atau pun barangkali pihak terkait berkenan menjawab, dan yang pastinya saya gak ingin ada jawaban masih proses, karena yang pasti ada tanggal yang diberikan oleh BAN-PT. Itu yang saya butuhkan. Mohon maaf pertanyaan saya tidak ada unsur jelek, atau menekan, karena berita seperti diatas adalah merupakan suatu pemberitahuan yang menghawatirkan untuk saya karena adek saya kuliah di UNIROW, terlebih menyangkut cita2 personal mahasiswa yang memiliki cita2 yang luhur dan mempunyai harapan UNIROW mampu menjadi tempat buat mahasiswa termasuk adek saya menggembleng diri..

  6. tombo ngeluFebruary 11, 2013 at 10:47Reply

    @agus centhak semua sah sah saja mas mau ijasahnya di buat nglamar purel atau PNS itu kan hak mereka, mau pakai proses belajar atau tidak itu juga hak mereka, dan bukan sebuah “nila” karena mereka juga sudah melalui proses administrasi.. seleksi alam akan kualitas yang menentukan mereka layak atau tidak menyandang gelar tersebut. yang belajar sungguh sungguh juga jangan terpengaruh,, kita mencari ilmu bukan hanya gelar, kalau selembar kertas yang harus di bayar dengan keringat dan uang itu tidak di hargai di tuban sendiri bagaimana di daerah lain?? Rektoratnya layak untuk di pertanyakan. apalagi sekarang sudah menyandang nama UNIVERSITAS??? jadi tetap belajar yang baik.. dan memperbaiki moral.

    Salam

    niat tulus menggetarkan jiwa

  7. jufriFebruary 21, 2013 at 21:20Reply

    Ijazah hal penting di segala administrasi manakala ijazah rendah di pandang rendahlah orang itu dan sebaliknya. Soal ilmu bukan ijazah kurannya.kita hidup di negara yang tertib administrasi, bila ijazah ditolak, siapa yang salah pembuat ijazah ataukah penerima ijazah (yang prosedural yang mana) kyakya smua introspeksi diri

  8. mas browFebruary 23, 2013 at 12:02Reply

    Gak usah jadi PNS mas brow.. nyangkul di sawah saja gak butuh ijazah 🙂

  9. zamilFebruary 25, 2013 at 09:14Reply

    kalau dulu-dulu ijazah lulusan IKIP PGRI Tuban tanpa masalah, mengapa sekarang saat berubah status UNIROW Tuban tambah masalah, harusnya semakin dewasa dan bijaksana dong !!! Kebanyakan aturan tapi tak ada hukum, yang ada hanya aturan dan hukuman khususnya bagi mahasiswanya hehehehehe. Pak Tugur Cs harusnya sadar diri dan mulai membenahi diri,

  10. lukman hakimFebruary 28, 2013 at 14:21Reply

    aq loo cuex…

  11. Wong BogangMarch 4, 2013 at 11:33Reply

    iki sing UNIROW, lha sing STIEM kiro2 ijasahe payu to ora iki? luk ojo cuek…
    ngko piye lak sido macul tenan? kekekek

  12. abidinMarch 7, 2013 at 13:16Reply

    untuk pihk UNIROW tolong kepastianya tentang ijasah uniro ?

  13. ririsMarch 25, 2013 at 07:50Reply

    saya alumni juga, dan sudah sering ditolak dengan alasan status akreditasi itu. sebenernya kecewa juga. dan harapan saya ini jadi perhatian serius untuk semua pihak terkait. unirow sendiri, pemerintah dalam rekrutmen, juga mahasiswa dan calon mahasiswanya. jangan nyari kampus yang status akreditasi gak mumpuni. untuk unirow, pr besar saat ini adalah peningkatan kualitas disemua lini, termasuk lulusan. untuk pemerintah, kalo bikin aturan rekrutmen tolong juga yang “ngambah lemah”.

    • kang salimanOctober 27, 2013 at 17:59Reply

      omong kosong dan hanya janji2 belaka
      mahasiswa terkatung2 tak tau mau kemana…!

  14. chee gloryMarch 29, 2013 at 23:48Reply

    dengan mudahnya pak rektor menyatakan “masalah tersebut sudah ada sejak th 2004”. hellloooowwww…. ckrg th brp yawww????
    lalu sampai kpankah pernyataan ini akan berjalan? akankah selamanya hanya menjadi pernyataan tanpa solusi???

  15. dianApril 7, 2013 at 11:36Reply

    udah kuliahnya susah banget n ndak jelas kuliah nya n tugas nya buannyyaakkk banget …
    ehhh malah ijazah nya ndak laku …

    lengkap penderitaannya …

  16. PrunjulApril 9, 2013 at 23:40Reply

    Masak sih kuliah di Unirow susah…ha..ha…ha….nggak yakin aku.
    Lha memang kualitasnya seperti itu ya nggak usah ngeluh dong…cari kampus lain. Gitu aja kok repot

  17. alimudin ramliApril 11, 2013 at 09:05Reply

    konfirmasi pada pihak pengelola UNIROW (EKS IKIP PGRI TUBAN) ” apabenar ijazah Unirow tak laku untuk cari kerja ? ” jaman aku lulus (masih bernama IKIP PGRI TUBAN) untuk melamar ke mana2 gak masalah, aku sendiri lulusan leguruan jurusan Bhasa Inggris dapat pekerjaan mengajar di Brunai Darussalam, Kebijaksanaan Pmerintah Kerajaan Brunai dalam menerima pegawai tidak dilihat lulusan dari perguruan tinggi tertentu yang dilihat hanya kemampuan mengajar .

  18. Situ BangsatApril 29, 2013 at 17:09Reply

    Kemampuan Skill lebih utama daripada hanya selembar kertas.saran saya… Yang udh terlanjur mendapatkan ijazah lebih baik buat bungkus kacang aja…

    Kikikkikikikkkk….

  19. supiyatnoApril 30, 2013 at 14:14Reply

    apalagi STITMA Makdum Ibrahim tambah amburadulllll…..

    • Situ BangsatMay 11, 2013 at 05:14Reply

      Makanya mas broo,.. Jangan cuma mengandalkan ijazah,jaman skrang tu lebih dibutuhkan skill,percuma punya selembar pengakuan dr kertas tapi prakteknya nol prutul.
      Klo pun diterima menjadi karyawan di perusahaan besar paling2 cuma bertahan itungan bulan.
      Abis itu dibuang.

  20. cah tubanMay 2, 2013 at 16:00Reply

    kenyataan di lapangan banyak alumni STITMA berkarya di tuban, bisa di lihat di KEMENAG, ketua Panwas Tuban juga Bojonegoro alumni STITMA

  21. hacker aqeedahMay 16, 2013 at 17:47Reply

    gak usah pada rame semua tentang ijazah.,memangnya unirow pernah memberikan janji apa pada kalian??..,yang ada malah kalian yg berjanji pd unirow waktu pendaftaran.
    Semua ini akan indah pada waktunya.,kita lihat aja pada tahun2 berikutnya apakah unirow mengalami kemunduran/sebaliknya??.,
    Secara diam diam kalian semua telah terbuai dlm derita.
    SALAM PC.PMII PINRANG SULSEL

  22. abunk_ putraMay 19, 2013 at 08:50Reply

    Perasaan kuliah di UNIROW fine ² aja tuh,mau ada demo kek,yang penting aku masih enjoy

  23. rohkimJune 4, 2013 at 20:34Reply

    q aja udah keluar dari semester 5, TPL masih gk jelas sangat kecewa kuliyah di situ, kalau boleh sih uang dari semester perta sampai semester 5 di kembalikan q sangat suka hehehehe

  24. dinaJuly 13, 2013 at 22:01Reply

    sy sebenarnya dpt rekomen dr teman,untk kuliah di UNIROW tapi setelah membaca komentar2 diatas sy jd ragu untuk mendaftar ke UNIROW…

  25. rantok500July 15, 2013 at 00:40Reply

    Alhamdulillah,,
    Sya gak punya ijzah toh akhirnya bisa kerja di salah satu perusahaan besar di Tuban..Kuliah sih emang di PTN,,,tapi ijazah gak bisa diambil gara2 dulu nunggak uang kuliah,,
    Sekarang gak lagi dung

  26. wawin purwantoJuly 15, 2013 at 10:11Reply

    Untuk lamaran PNS Pemda Tuban, ini semuanya gara2 kebijakan bup/wabup tuban kayaknya bersifat politis !!!, jaman dulu waktu bupatinya bu haeny gak ada apa2, apalagi sebelumnya.. Pak Bup/Wabup utk jadi guru SD,SMP, SMA apa harus lulus dari STITMA Mak Ibrahim Paakkk ?…..

  27. khusnulpinginpinter duluJuly 15, 2013 at 20:42Reply

    klo smua brpusat pada BKD jstru administrasi kpegawaian di tuban tmbah amburadul, enknya kmbali pada sistem dulu kmbalikan pada instansi-instansi terkait aj yang menangani administrasi pegawainya…..krna smua tau bnyak skarang ini orang mnduduki jbatannya yang tidak sesuai dengan ahlinya..siapa tman dpat jbatan.

  28. arieSeptember 18, 2013 at 13:22Reply

    selamat dan sukses ya saudara”ku semua
    Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina, dan menuntut ilmu hukumnya fardhu.
    Sekarang anda menuntut kerja karena ijazah kan? Bukan karena ilmu…, kembali pd niatan kalian di awal, jd sarjana utk dpt kerja…, hehehe…
    So, Evaluasi Lah diri anda dan niat anda, berhentilah utk menyalahkan orang lain.
    Ijazah gk laku, tp jika berilmu, maka yakinlah kalian MAMPU

  29. agungSeptember 23, 2013 at 10:01Reply

    saya setuju ditolak, soalnya banyak tetangga saya yang skulah dari situ tapi dilihat dari skill yang didapat kurang kompeten. dari beberapa sumber, tenaga pengajar juga kurang kompeten, adminitrasi yang buruk, mahasiswanya aja kalau buat tugas minta dibuatin. kuliah aja tidak reguler. jauhhh dari kata layak

    • bejoOctober 5, 2013 at 09:48Reply

      nek ngomong seng apik broo ora kabeh mahasiswanya koyok seng mbok omongno memange kowe kuwi sopo kok angger njeplak nek ngomong.. kalau memang tonggomu seng kuliah kuwi kurang kompeten yo ancene bocah’e ojo nyalahno wong liyo tetep pesen seng apik nek ngomong kowe..

  30. cemplonOctober 3, 2013 at 01:49Reply

    Baguslah ditolak, lulusannya yang ngajar SD saja benar-benar buruk. Memprihatinkan sekali, tidak cukup punya visi membangun dunia pendidikan, cuma cari kerja saja.
    Saya sampai harus merubah mindset anak saya, gara-gara mentalitas guru yang betul-betul sangat buruk.

    Guru seharusnya adalah orang-orang terpilih yang mengemban amanah meningkatkan kualitas generasi muda, bukan mereka yang merengek-rengek untuk mendapatkan pekerjaan.

    • edylOctober 5, 2013 at 10:10Reply

      maaf bapak tidak semua lulusan pgsd unirow itu yg kayak bapak sangka, jadi tolong di jaga omongan bapak saya selaku suami yg punya istri lulusan unirow yg sekarang mengajar di salah satu sd favorit di daerah semanding tidak suka istri saya di katakan seperti itu,saya berusaha membiayai kuliah istri dan istri saya juga niat ikhlas benar ingin jadi guru yg bagus yg bisa menjadikan anak didiknya menjadi orang yg sukses dalam pendidikan,kalau bapak ingin tau yang sebenarnya bapak bisa lihat langsung di sd tempat istri saya mengajar. kalau memang anak bapak sekolah di sd yg kebetulan memiliki guru seperti itu ya alangkah bijaksananya bapak langsung mengadu ke sd yg bersangkutan jangan nulis trus di obral ke umum kayak begini..maaf sebelumnya

  31. kiriOctober 5, 2013 at 12:21Reply

    walah…memang lulusannya amburadul…kalau bilang lulusannya berkualitas berarti nggak tahu standard yg benar

  32. sumogambarOctober 9, 2013 at 20:55Reply

    pak huda dan pak noornahar, ayo pelajar tuban yg telah lulus SLTA (SMA/SMK) gak usah sekolah diluar daerah, ayo digiring ke STITMA Makdum Ibrahim. Sebagai tokoh NU sampean berdua harus tanggungjawab terhadap keberadaan STITMA karena mahasiswanya masih kalah jumlahnya dan kualitasnya dibanding Unirow Tuban. Kita malu Tuban ini mayoritas wargana NU tapi sekolahnya kok lebih banyak ke Unirow yg milik PGRI.

    • Forum Studi Ilmu BiologiMarch 12, 2014 at 06:51Reply

      Jika memang demikian, knapa jenengan tidak usulkan ke Bupati Tuban yang konon Tokoh NU untuk membuat dan mendirikan Universitas NU Tuban saja.

      Urusan beres.

  33. NawiDecember 22, 2013 at 07:57Reply

    Aneh……, menurutku sih memang kualitasnya buruk. Kualitas kan seharusnya dibandingkan dengan kualifikasi yang harus dipenuhi. Sekarang Unirow seperti apa?
    Terlepas ijazah diakui atau tidak, kita harus berlapang dada untuk mengakui kalau kualitas Unirow JELEK. Nggak usah marah sampai nyebut istri segala, kita membicarakan kualitas pendidikan bukan kualitas orang.

    Menyedihkan sekali

  34. IcukFebruary 25, 2014 at 00:44Reply

    Yang menjadi patokan itu akreditasi dari BAN-PT yang dari pemerintah itu hanya ijin penyelenggaraan.
    jadi Uniro jangan mengeluarkan Ijazah dulu sebelum mendapatkan akreditasi dari BAN-PT

  35. PEMILU 2014March 12, 2014 at 06:47Reply

    Semoga Kemenag selalu dijalan yang benar dan selalu dirindhoi ALLAH beserta Rasul-Nya.

    Amin

  36. PEMILU 2014March 12, 2014 at 06:49Reply

    Pak Hoda, knapa tidak buat Universitas NU Tuban saja?

    Buktikan

  37. mekelMarch 18, 2014 at 07:07Reply

    kuliah nyantai minta sukses….
    ngimpiiii….
    hehehe
    piss

  38. IIDMay 19, 2014 at 13:00Reply

    Rektore kok ga cerdas blas ngomongne masalah ijin sdh diakui….kalau mslh diakui yo jls diakui tp ga bermutu iku lo seng jadi mslh….tau dapat C trus dibiarkan wae nggoleh mahasiswa tok seng akeh(wes ketok duit lali) tp ora dibarengno karo kualitase.

  39. CimotAugust 1, 2014 at 19:43Reply

    OOOOaaalaaaahhh le….
    Nek sampeyan sampeyan sing seneng ribut ki tau kuliah nang perguruan tinggi sing apik yo mesti ngerti nek Unirow ki pancen ELEK. Ora iso dibantah maneh,…ora iso….pancen ELEK.
    Sing diributno kok ijazah sing ora diakui, mestine kan kualitase… iku wae wis nduduhno nek pola pikire wis bablas anjloge….

    *** Antispam disabled. Check access key in CleanTalk plugin options. Antispam service cleantalk.org. ***

Leave a Reply