‎Gudang Semen Pocong Digerebek Petugas Keamanan Pabrik

image

kotatuban.com – Sebuah gudang yang berada di Jalan Tuban – Semarang tepatnya di KM 11, Desa Beji, Kecamatan Jenu digrebek petugas keamanan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Polisi Militer (PM). Pasalnya, gudang yang terletak tak jauh dari Polsek Jenu tersebut diduga digunakan untuk menyimpan semen pocong atau ilegal.

Penggerebekan gudang tersebut bermula dari informasi warga yang diterima petugas keamanan PT SI. Setelah mendapatkan informasi tersebut petugas keamanan SI berkoordinasi dengan PM, dan akhirnya melakukan penggrebekan gudang yang digunakan untuk menyimpan semen ilegal atau semen pocong tersebut.

”Setelah dapat informasi dari warga, kami langsung mengecek lokasi tersebut, dan ternyata benar gudang itu digunakan nyimpan semen, kami langsung menghubungi anggota PM, untuk meminta bantuan,” terang, Kabiro Keamanan Semen Indonesia, Suratim, Jum’at (27/03)

Pantauan kotatuban.com di lapangan, petugas mendapati ribuan kilogram semen, yang telah dikemasi dalam karung, tanpa loga Semen Indonesia sebanyak 310 karung, dengan berat rata-rata 40 kilogram perkarungnya. Karena di dakam karung dan hanya ditali di atasnya mrnyerupai ppvong, sehingga disebut semen pocong.

”Yang kita temukan semen curah yang telah dimasukan dalam karung sebanyak 310 karung,” ungkapnya.

Lebih lanjut Suratim mengatakan, dugaan praktek penimbunan semen curah ini diperkirakan telah berjalan selama enam bulan hingga satu tahun. Dugaan tersebut berdasarkan dari keterangan pegawai gudang tersebut.

”Kalau dari keterangan pegawai ada yang kerja lima bulan, ada juga yang baru beberapa bulan, tapi ada yang mengatakan sekitar satu tahun. Info yang kita dapat status tanah itu disewa pak Warno, warga Jenu. Bagian depannya digunakan bangkel, dan di dalam digunakan untuk menyimpan semen ilegal ini,” tandasnya.

Selain terdapat ratusan karung semen, di dalam gudang tersebut juga terdapat tiga truk bolt berlogokan Semen Indonesia. Sedangkan, sopir ketiga kendaraan tersebut tidak tahu pergi entah kemana setelah mengetahui adanya petugas keamanan Semen Indonesia yang melakukan penggerebekan tersebut.

”Kami akan tidak lanjuti kasus ini, termasuk dua perusahaan. Dan temuan ini akan kami laporkan kepihak berwajib setempat,” pungkas Suratim. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban