‎Orang Tua VA Dilaporkan Balik ke Polisi

image

kotatuban.com – Belum hilang dari ingatan kita kasus yang menimpa VA (13), siswa SMP Negeri 2 Widang, yang ditodong pistol dan dianiaya oknum polisi hingga babak belur, gara-gara dituduh mencuri sepeda motor.

Kasus kekerasan yang menimpa anak di bawah umur itu masih berbuntut panjang. Ayah korban, Kusno (41) dilaporkan pemilik sepeda motor yang hilang, Kurtubi, dengan tuduhan pemerasan. Akibatnya Kusno harus kembali diperiksa penyidik Satreskrim Polres Tuban.

”Awal yang menawarkan uang itu adalah Pak Nurkozin (Kapolsek Widang). Dan saat musyawarah itulah saya ditawari Pak Nurkozin. Sampeyan minta ganti (ganti rugi pencemaran nama baik VA) berapa Pak Kus? Trus saya jawab 50 juta,” ungkap Kusno kepada  kotatuban.com, Selasa (11/08).

Sebelumnya keluarga VA melaporkan Kurtubi atas tuduhan pencemaran nama baik. Karena Kurtubi telah menuduh VA mencuri dan melaporkan Kurtubi ke Polsek Widang.

”Kita melaporkan pencemaran nama baik itu untuk mengembalikan nama baik VA agar tidak dituduh sebagai pencuri,” jelasnya.

Dalam musyawarah kala itu tidak mencapai kesepakatan antara keluarga VA, polisi, dan Kurtubi. Selanjutnya,  keluarga VA diminta pihak kepolisian untuk berembuk di rumah.

”Malamnya saya SMS kalau keluarga minta 50 juta. Pak Kapolsek balesi, apa keluarga mereka mampu? Lalu saya bales, mampu,” bebernya.

Pelaporan ayah VA tersebut dibenarkan oleh pihak kepolisian. Laporan dilakukan Kurtubi, atas tuduhan pemerasan.

”Laporannya pemerasan,” jawab Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono singkat.

Sementara itu, Nunuk Fauziyah dari Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR), menduga ada upaya pelemahan psikologis terhadap keluarga VA yang dilakukan kepolisian. Saat kondisi lemah, keluarga korban jadi tidak fokus pada kasus utama, yaitu kekerasan VA.

”Ya ada semacam intimidasi dan pelemahan psikologis terhadap keluarga korban. Pak Kusno inikan orang desa yang pendidikan tidak tinggi, jadi kalau ada masalah dengan polisi gemetaran,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban