‎SI Bina Sepuluh Ribu Lebih Tukang Batu

image
Saat pelatihan konstruksi PT SI

kotatuban.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dibidang konstruksi. Untuk itu, perusahaan aktif melakukan pembinaan dan memfasilitasi perolehan sertifikasi untuk tenaga-tenaga di bidang konstruksi. 

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut  dengan menggelar pelatihan dan sertifikasi tukang 2015  bagi tenaga kerja bidang konstruksi di wilayah Surabaya dan Mojokerto. Pelatihan digelar di Balai Pelatihan Konstruksi wilayah II Surabaya. 

Kepala Biro Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Abimanyu, Jumat. (12/06) mengatakan, hingga 2015 total tenaga konstruksi yang telah dibina perusahaan mencapai 10.635 orang dari berbagai daerah di Jawa, Kalimantan dan Bali. Lebih dari 5.500 tukang diantaranya telah tersertifikasi.

”Tenaga konstruksi/tukang yang telah mengantongi sertifikat. Sertifikat tersebut bisa dipakai untuk bekerja pada industri besar karena sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi,” ungkapnya.

Menurutnya, pada pelatihan dan sertifikasi tersebut Semen Indonesia menggandeng Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jawa Timur dalam pemberian materi serta penjaringan peserta.

Materi pelatihan diantaranya, struktur bangunan beserta konstruksinya, penggunaan bahan semen dan bagaimana mencampurnya.

Lebih lanjut Abimayu mengungkapkan, SDM bidang konstruksi atau tukang bangunan merupakan mitra utama bagi perseroan. Tukang bangunan adalah pengguna produk Semen Gresik yang memiliki peran penting sebagai pemberi pengaruh bagi pengguna jasa dalan berbelanja semen. Dengan terus menjalin hubungan yang sinergis, perusahaan berupaya memperkuat posisi Semen Gresik di pasar. 

”Selain itu upaya merangkul SDM bidang konstruksi merupakan langkah penting perusahaan menyiapkan tenaga konstruksi sesuai standar yang memiliki kopetensi dibidangnya untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban