‎Truk Tubruk Dua Rumah Hingga Hancur

image
Rem blong Tubruk rumah

kotatuban.com – Truk tronton ekspedisi mengalami rem blong yang  mengakibatkan kecelakaan di jalur Pantura Tuban tepatnya di Jalan M Yamin, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Senin (10/08).

Akibatnya, rem blong pada kondisi jalanan menurun sebelum simpang empat kapur itu membuat kendaraan tidak bisa terkendali dan membuat kendaraan menabrak dua rumah milik warga, hingga berantakan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam kejadian kecelakaan tersebut.

Kejadian kecelakaan lalulintas tersebut berawal dari kendaraan truk nopol L 9984 UY yang dikendarai oleh Seger (58), warga Desa Badurame, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan berjalan dari arah Surabaya yang akan mengirim barang-barang ke pasar baru Tuban.

Namun, saat sampai di Jalan HOS Cokroaminto yang kondisinya menurun pengemudi truk tersebut mengaku remnya blong. Sehingga, pengemudi langsung panik dan terus berusaha melakukan pengereman dan mengendalikan kendaraan truk dengan muatan penuh itu.

”Dari atas, pas kondisi jalan turun itu saya suda tau kalau rem blong. Saya coba rem tidak bisa, jadinya bingung,” ujar Seger, pengemudi truk saat berada di lokasi kejadian.

Menurutnya, dia telah berupaya menghentikan kendaraannya dengan cara mengurangi gigi kendaraan tersebut. Lantaran kendaraan dalam kondisi muatan penuh membuat truk tersebut tetap melaju dan baru terhenti setelah menabrak pagar rumah milik Tasiban yang ada di pinggir jalur pantura itu.

”Saya sudah kurangi gigi dan mencoba sempat kekanan, tapi tidak bisa berhenti. Akhirnya langsung kekiri ini nabrak rumah, kalau tadi lurus malah bahaya banyak korbanya karena kondisi jalan saat itu sedang ramai,” terang pengemudi truk apes itu.

Akibat kejadian tersebut, dua pagar dan juga teras rumah milik warga tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah karena kondisinya hancur. Selain itu, kendaraan truk juga mengalami kerusakan parah pada bagian depannya karena benturan yang keras sebelum berhasil berhenti.

”Untungnya tadi waktu kejadian tidak ada pelajar yang mau menyeberang, jadi tidak sampai ada korban. Biasanya di sekitar ini banyak pelajar SMK yang nunggu nyeberang mau masuk sekolah,” ungkap salah satu warga yang ada di lokasi kejadian. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban