Harga Cabai Sudah Tidak Pedas

image

kotatuban.com-Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional langsung turun drastis setelah pemerintah menetapkaan harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Penurunan harga paling sigifikan terjadi pada komuditi bumbu dapur yang mencapai 200 persen.

Sebut saja berbagai jenis cabai, komuditas yang sempat menembus angka Rp90.000 perkilo gram (Kg) tersebut kini paling mahal hanya Rp25.000 hingga Rp30.000 per Kg. Akibatnya pedagang cabai yang masih memiliki stok lama mengaku merugi.

“Kalaub stok lama masih pasti rugi mas, perkilonya rugi sampai belasan ribu rupiah. Untungnya tidak berlangsung lama, paling satu dua hari saja, setelah itu normal wong sudah kulakan harga baru,” ujar Tomo, pedagang cabai di Pasar Baru Tuban.

Dijelaskan Tomo, harga cabai hijau saat ini Rp10.000 per Kg, sebelumnya masih di kisaran Rp30.000, per Kg, cabai rawit merah Rp30.000 per Kg sebelumnya Rp40.000 per Kg dan cabai kriting Rp28.000 per Kg dari harga sebelumnya berada di kisaran Rp35.000 per Kg.

“Sejak turun BBM yang kemarin itu, setiap hari Rp5.000 penurunan harganya. dan dua hari ini sampai Rp10.000 setelah BBM turun lagi. Ini yang membuat pedagang rugi, kalau harga tidak disesuaikan malah tidak laku,”  terang Tomo.

Tomo juga menyebutkan, selain dipicu turunnya harga BBM. Anjloknya harga cabai juga disebabkan stok komuditas tersebut melimpah memasuki musim panen di berbagai daerah di Kabupaten Tuban.
“Selain disebabkan turunnya harga BBM juga musim panen cabai lokal mas, makanya ini juga turun,” terang Tomo.

Jika harga cabai mengalami penurunan signifikan, tidak demikian harga kebutuhan dapur lainya seperti tomat dan bawang. Harga komoditas tersebut masih terpantau stabil, untuk tomat berada di harga Rp5.000 per Kg dan bawang merah maupun putih Rp12.000 per Kg. (kim).

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban