Pendamping Desa Eks PNPM di Tuban Berangkat Demo ke Jakarta

image
Pendamping desa eks PNPM Tuban siap berangkat demo ke Jakarta

kotatuban.com – Sedikitnya 30 Pendamping Desa (PD) eks  Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) di Tuban berangkat ke Jakarta, Senin (11/04). Mereka akan bergabung dengan 5.000 pendamping desa lainnya se Indonesia untuk melakukan unjuk rasa menggungat keputusan Kemendes.

Rencananya, pendamping desa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pendamping Desa (GNPD) tersebut akan melakukan aksi demonstrasi di istana presiden, gedung DPR, dan kantor kementrian desa. Dalam aksi yang akan dilakukan Selasa (12/04) tersebut, pendamping akan menuntut agar Kemendes tidak diskriminatif dalam perlakukan antar pendamping.

”Kemendes mencari-cari perbedaan pendamping desa yang kemudian dijadikan dasar dalam memperlakukan berbeda. Maka dari itu kami melakukan aksi ini agar Kemendes tidak tebang pilih,” ujar Divisi Komunikasi Media BNPD, Aji Dahlan sesaat sebelum berangkat ke Jakarta.

Menurutnya, pendamping desa yang eks PNPM harus diputus kontrak karena dianggap belum mengikuti seleksi terbuka. Dan ada pendamping desa yang akan terus dilanjutkan karena telah mengikuti seleksi. 

”Kemendes seakan lupa dengan surat tertanggal 31 Desember 2015 yang secara tegas menetapkan alih status fasilitator PNPM menjadi pendamping desa,” ungkapnya.

Sementra itu, Koordinator Nasional BNPD, Luqman Sulistyo, dalam siaran persnya mengatakan, BNPD jauh hari juga telah mengusulkan agar Kementerian Desa harus dipimpin oleh kalangan profesional. Pasalnya, apabila Menteri Desa diambil dari orang partai, BNPD khawatir kepentingan partai turut mewarnai kinerja kementerian. 

“Mendesak kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo agar Kedudukan Menteri beserta jajarannya di lingkungan Kementerian Desa, PDTT dapat diisi oleh kalangan profesional agar dalam Implementasi Undang-Undang tentang Desa terbebas dari upaya-upaya politisasi,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban