Banjir Luapan Kali Kening Trauma Bagi Warga Jatirogo

Warga bersih-bersih sisa lumpur Kali Kening
Warga bersih-bersih sisa lumpur Kali Kening

kotatuban.com– Luapan Kali Kening yang menyebabkan banjir bandang di wilayah Kecamatan Kenduruan, Bangilan, dan Jatirogo menjadi taruma tersendiri bagi warga Dusun Karang Anyar, Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo. Sebab, selama ini luapan Kali Kening tidak sampai melanda wilayahnya. Kalaupun meluap hanya sebatas di jalan desa dan tegalam.

“Kalau sampai masuk rumah ya baru kali ini. Selama ini jangankan meluber hingga ke dalam rumah ke pekarangan saja tidak pernah,” ungkap Edy warga Karang Anyar, Senin (20/06).

Banjir bandang Kali Kening akibat hujan deras yang mengguyur Tuban bagian selatan sejak Sabtu (18/06) hingga Minggu (19/06) dini hari menyebabkan sedikitnya 143 rumah di wilayah Kecamatan Kenduruan terendam air dan satu rumah milik Ratini (50) warga Desa Wotsogo pondasi dan lantai rumah rusak. Para pemilik rumah pun mengungsi ke rumah tetangga yang lokasinya lebih tinggi dan tidak terhindar dari banjir.

Warga Desa Kedungringin, Kecamatan Bangilan, Mujilan mengatakan, hujan deras tiba sekitar pukul 13.00 dan reda sekitar pukul 19.30. Akibatnya, air sungai yang mendapat gelontoran air dari pegunungan meluap.

“Malam hari kemarin warga banyak yang ngungsi,” kata Mujilan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono mengatakan, banjir di Desa Sokongrejeng, Kecamatan Kenduruan  mengakibatkan beberapa dusun terendam dengan ketinggian air hingga dada orang dewasa.

Di antaranya, Dusun Kajar ada 50 rumah terendam banjir, Dusun Medulur 15 rumah, Dusun Mukti ada tiga rumah, Dusun Sidorejo 65 rumah, dan Dusun Ngancar 10 rumah. Sekitar 40 warga berupaya mengungsi ke dataran tinggi dan 11 jiwa mengungsi di rumah Sukilah.

“Dari semua rumah itu, sekitar 500 jiwa yang terdampak,” sebutnya.

Kini banjir bandang sudah surut. Rumah-rumah warga sudah terhindar dari luapan banjir. Namun, meninggalkan sisa lumpur. Warga yang rumahnya kebanjiran langsung melakukan bersih-bersih. Meski begitu warga tetap diminta waspada jika sewaktu-waktu banjir susulan datang.

“BPBD berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat berupa, mulai selimut, makanan siap saji, lauk pauk, dan beras,” pungkasnya. (yit)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban