Banyak Pekerja di Tuban Dibayar di Bawah UMK

kotatuban.com– Meski Tuban menjadi salah satu pengembangan industri di Jawa Timur, namun, sejumlah persoalan buruh belum bisa diselesaikan. Tidak sedikit pekerja di Tuban dibayar di bawah ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Sesuai keputusan Gubernur Jawa Timur UMK 2015 di Tuban sebesar Rp 1.575.500. Sayang, tidak semua perusahaan memebayar pekerjanya seauai UMK di Tuban.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Tuban, Kusmen, membeberkan beberapa peroalan buruh memang masih belum terselesaikan, tidak hanya di Kabupaten Tuban, namun dibanyak daerah lainya di Indonesia.

“Masih banyak permasalahan buruh di Tuban, terutama soal UMK. Banyak pekerja yang dibayar di bawah UMK Tuban, yakni, Rp 1.575.500,” kata Kusmen, Senin (1/6).

Kusmen menerangkan, semestinya buruh mendapatkan hak dengan gaji standart UMK. Dan ada tambahan upah ketika buruh melaksanakan tugas lembur.

“Fakta di lapangan, banyak buruh yang tidak mendapatkan gaji sesuai dengan UMK,” imbuhnya.

Permasalahan lain lanjut Kusmen, adalah jaminan kesehatan yang terbatas, yakni hanya buruh yang mendapatkan jaminan kesehatan, sementara keluarga buruh tidak mendapatkan jaminan kesehatan.

“Jaminan kesehatan itu semestinya tidak hanya diberikan kepada buruh saja, tetapi juga diberikan anggota keluarga. Yang tragia masih ada buruh yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan,” katanya.

Berbagai upaya sudah dilakukan SPN Tuban untuk menyelesaikan persoalan ini,  salahsatunya dengan mendesak eksekutif ataupun legislatif untuk mencarikan jalan keluar. Termasuk segera dibuatkan satu regulasi agar permasalahan buruh tidak terus terjadi.

“Buruh itu adalah aset negara yang harus diperhatikan, karena mereka adalah pendorong pergerakan ekonomi,” tandas Kusmen. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban