Begal ‎Motor Asal Madura Didor

image

kotatuban.com – Begal motorcMoch Dirin (33) asal Bangkalan, Madura harus menerima hadiah timah panas dikaki kanannya. Pasalnya, pria tersebut melawan petugas saat hendak di tangkap polisi ketika beraksi di Jl Basuki Rahmat Tuban.

”Pelaku ini bersama dua orang lainnya berusaha mencuri motor yang terparkir di pekarangan salah satu rumah yang ada di Jalan Basuki Rahmat,” terang, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, Senin (30/03).

Pelaku terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas, lantaran pelaku berusaha melarikan diri, dan petugas takut para pelaku membahayakan warga lain.

”Pelaku yang berhasil kita tangkap ini terpaksa kita tembak kakinya, karena tetap berusaha kabur meski sudah kita beri peringatan. Dan dua orang lainnya kita tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),” kata Suharyono.

Upaya pencurian motor tersebut diketahui pertama kali oleh salah satu petugas kepolisian ketika patroli. Melihat ada satu orang berusaha mencongkel paksa kunci motor di dalam pagar, sementara dua rekannya menunggu dari luar pagar dan masih berada di atas motor.

”Yang di luar kemudian merasa ada petugas yang mengetahui aksinya, kemudian mereka semua berusaha lari dan berhasil kami tangkap satu,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku yang juga bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Tuban ini mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian motor. Tidak hanya itu pelaku juga kerap mencuri barang-barang lain yang bisa dijual. Dan motor ini dijual di wilayah Madura dengan harga sekitar 1,5 sampai 3 juta rupiah.

”Motor hasil curian dibawa teman untuk dijual lagi di Madura,” kata pelaku di Mapolres Tuban.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor dengan Nopol S 2717 GI dan Nopol L 5527 SD, empat kunci leter T, satu unit ponsel, satu kunci motor merk Honda, satu STNK asli, dan satu kontak sepeda motor Yamaha Vixion.

Selama ini pelaku juga mengaku bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Baru Tuban. Dan pelaku telah tinggal di Tuban beberapa tahun di Jalan Patimura, Tuban.

”Peluku kita jerat dengan pasal 363 KUHP junto pasl 53 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun penjara,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban