Bekakak dan Kepala Kerbau Dilarung

Larung sesaji nelayan Kingking
Larung sesaji nelayan Karangsari, Tuban

kotatuban.com – Nelayan Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban menggelar sedekah laut, Rabu (25/11). Upacara adat sedekah laut larung sesaji merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil tangkapan ikan yang melimpah.

Kegiatan yang dihadiri ratusan masyarakat Kelurahan Karangsari itu diawali dengan kirab tumpeng, sesaji, dan kepala kerbau keliling kampung dan diiringi dengan alunan musik tongklek. Setelah acara kirab dilanjutkan larung sesaji ke tengah laut.

”Acara sedekah laut ini merupakan acara rutin tahunan yang digelar masyarakat nelayan yang berada di Karangsari,” terang, Lurah Karangsari, Kecamatan Tuban Hery Subagiyo, kepada kotatuban.com, di tengah-tengah larung sesaji, Rabu (25/11).

Menurutnya, tradisi larung sesaji ini diperingati setiap tahun. Yakni, akan dilaksanakan pada hari Rabu Pon Bulan Rejeb (bulan jawa). Selain itu, untuk kepala sapi ini ditancapkan pada batang pohon kelapa, yang oleh masyarakat sekitar disebut Mbah Manyung. Sedangkan, untuk sesaji yang dilarung ditengah laut berisi ayam panggang, nasi, dan hasil laut disebut bekakak.

”Acara ini warisan leluhur yang sampai saat ini masih eksis, dan kita berharap acara seperti ini bisa digelar setiap tahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Heri mengatakan, sedekah laut ini merupakan bentuk rasa syukur para nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rejeki pada tahun ini. Selain itu, juga untuk memohon kepada Tuhan agar rejeki pada tahun depan dapat lebih baik lagi.

”Intinya kegiatan ini adalah untuk mensyukuri nikmat yang telah didapatkan para nelayan,” tuturnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini selain uri-uri tradisi leluhur, acara tersebut sekaligus untuk merekatkan silaturahmi antara keluarga nelayan satu dan nelayan lain. Sehingga, hubungan kekeluargaan antar nelayan dapat terjalin dengan baik.

”Keluarga nelayan pada kegiatan seperti ini kumpul semua, sehingga sekaligus untuk ajang silaturrohmi juga,” pungkasnya. (duc)

 

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban