Bulan Puasa, Waspada Peredaran Makanan Rusak dan Kadaluwarsa

image
Petugas saat sidak mamin

kotatuban.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaboaten Tuban meminta warga maasyarakat dan konsumen mewaspadi makanan illegal dan kadaluwarsa.  Sebab, meningkatnya kebutuhan  makanan saat Ramadan seperti sekarang ini tidak jarang dimanfaatkan oknum tertentu menjual makanan tidak layak konsumsi dan kedaluwarsa demi mendapatkan untung besar.

“Masyarakat harus waspada, karena banyaknya makanan yang beredar saat Ramadan seperti ini. Banyaknya makanan yang beredar kadang membuat warga kurang jeli dan membeli makanan sudah kadaluwarsa,” kata Kepala Dinkes Tuban, dr Saiful Hadi, Jumat (10/06).

Ditambahkan Saiful, kemungkinan tersebut bisa saja terjadi. Pasalnya sidak makanan dan minuman yang dilakukan Dinas Perekonomian dan Pariwisata bersama Dinas Kesehatan menjelang puasa disejumlah pusat penjualan makanan beberapa waktu lalu menemukan saus kadaluarsa yang masih dijual pedagang.

“Yang palig harus diwaspadai maasyarakat adalah makanan-makanan curah yang dikemasanya tidak terdapat tanggal kadaluwarsa,” katanya.

 
Saiful menjelaskan, makanan kadaluwarsa sangat berbahaya bagi tubuh. Sebab, bisa mengandung bakteri berbahaya yang tidak baik bagi kesehatan. Biasanya makanan kadaluwarsa akan memunculkan jamur dan bakteri berbahaya.

“Biasanya mengkonsumsi makanan kadaluarsa evek secara langsung bias sakit perut, mual, muntah kemudian diare,” jelas Saiful.

Tidak hanya makanan kadaluwarsa, kepala dinas kesehatan ini juga meminta konsumen jeli dalam memilih kemasan makanan.  kemasan yang rusak juga memungkinkan bakteri masuk dalam makanan yang kemudian akan berdampak pada kesehatan jika dikonsumsi.

“Kemasan rusak, atau kemasan yang sudah tidak bersih juga perlu diwaspadai. Karena bisa saja dari kemasan yang rusak itu bakteri jahat masuk dan akan menganggu kesehatan jika dikonsumsi.” Imbuh Saiful.(kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban