Bumi Wali Jadi Pasar Empuk Karnopen

image
Tetsangka saat diespos Polres Tuban

kotatuban.com – Tuban yang dikenal dengan sebutan Bumi Wali tampaknya masih menjadi temoat empuk bagi pasar karnopen. Razia yang dilakukan petugas tidak membuat jera bagi pengedar obat terlarang tersebut. Semakin diketati peredaran obat yang masuk dalam daftar G tersebut semakin tak terkendali.

Meskipun sudah banyak pengedar yang ditangkap petugas kepolisian, tak membuat aktivitas jual beli obat daftar G di Bumi Wali berhenti.

Terbaru, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tuban menangkap 3 pengedar karnopen di tempat berbeda. Penangkapan 3 pengedar tersebut, hanya dalam kurun waktu lima hari saja. Dan petugas berhasil mengamankan ratusan pil karnopen sebagai barang bukti.

Penangkapan pertama, pada 26 Januari 2016 lalu di rumah tersangka yang ada di Desa Glodok, Kecamatan Palang. Petugas membekuk KM (31), yang bekerja sebagai nelayan. Pria ini kedapatan membawa 700 butir pil karnopen yang siap diedarkan, serta menyita satu unit ponsel. KM menjual pil karnopen Rp 20 ribu setiap 10 butir. dan mendapatkan keuntungan sekitar Rp 50 ribu setiap menjual 100 butir pil ini.

Penangkapan kedua, juga pada 26 Januari 2016 di salah satu warung kopi yang juga berada di Desa Glodok, Kecamatan Palang. Petugas menangkap K (45), yang kesehariannya bekerja sebagai petani. Pria ini kedapatan membawa 106 butir pil karnopen yang siap diedarkan. Serta mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp155 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan.

Pada 30 Januari 2016 lalu petugas kepolisian juga melakukan penangkapan terhadap S (36) warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang. S ditangkap petugas kepolisian di areal parkir wisata Sunan Bonang, Kelurahan Kebonsari. Dari tangan S petugas berhasil mengamankan 128 butir pil karnopen dan uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp 500 ribu.

”Kedua pengedar asal Palang tersebut, mendapatkan barang dari seorang berinisial B. Untuk S dari sesorang berinisial T. Sekarang B dan T masih DPO,” jelas Kasatresnarkoba Polres Tuban, I Made Patera Negara, kepada¬†kotatuban.com, Selasa (02/02).

Ketiga tersangka tersebut, dijerat dengan pasal 197 Subsider 196 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan Ancaman Hukuman Pidana Penjara Maskimal 15 Tahun Penjara. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban