Delapan Kecamatan di Tuban Dilanda Kekeringan

Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono
Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono

kotatuban.com-Kekeringan di wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban terus bertambah. Memasuki minggu kedua bulan Agustus dua kecamatan kembali menambah daftar daerah kering yang  masuk catatan Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Kepala BPBD Tuban Joko Ludiono mengatakan, pada pekan kedua Agustus ini delapan kecamatan sudah masuk catatan  BPBD Tuban sebagai daerah kekeringan. Bahkan, BPBD memprediksi jumlah wilayah kekeringan di Tuban akan terus bertambah.

“Awal Agustus kemarin masih enam kecamatan, sekarang ini ada dua tambahan kecamatan yakni Kecamatan Rengel dan Kecamatan Bangilan. Beberapa desa di kecamatan ini telah melapor dan meminta droping air bersih seperti Desa Klakeh di Kecamatan Bangilan dan Desa Bulurejo di Rengel,” terang Joko Ludiono, Sabtu (15/8).

Adapun kedelapan kecamatan yang kini telah masuk peta kekeringan BPBD Tuban melipti, Kecamatann Grabagan, Semanding, Parengan, Kerek, Montong, Senori, dan dua kecamatan yang baru masuk yakni Kecamatan Bangilan dan Kecamatan Rengel.

“Total ada delapan wilayah kecamatan yang kekurangan air bersih. Mudah-mudahan cukup delapan wilayah itu saja,” harap Joko.

Sesuai prediksi badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima BPBD Kabupaten Tuban, musim kering akan berlangsung lebih panjang akibat pengaruh elnino. Jika umumnya musim hujan datang antara akhir September hingga Oktober,  tahun ini musim hujan diprediksi baru akan tiba pada Oktober mendatang.

“Prediksi BMKG yang kami terima, musim kemarau baru beakhir sekitar November,” pungkas Joko. (kim)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban