Derita Masyarakat Rahayu Terobati

image
Pelatihan jurnalis Tuban oleh JOB PPEJ

kotatuban.com – Kesulitan untuk mendapatkan air bersih masyarakat Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban mulai tahun 2010 lalu teratasi. Ketersediaan air bersih itu setelah Desa Rahayu mendapatkan bantuan pengeboran sumber mata air dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

Bahkan, bantuan pengeboran air bersih tersebut tidak hanya dapat membantu kebutuhan air bersih masyarakat seperti minum, cuci, mandi, dan kebutuhan lainnya. Namun, bantuan sumber mata air itu juga digunakan pengairan pertanian.

”Alhamdulillah, sejak tahun 2010 masyarakat Desa Rahayu sudah tidak kesulitan mencari air bersih lagi,” kata Kepala Desa Rahayu, Sukisno, Senin (31/05).

Sebelum mendapatkan bantuan pengeboran air bersih tersebut, masyarakat Desa Rahayu harus mencari air bersih yang jaraknya tidak dekat. Warga Rahyu harus rela berjalan kaki dengan kurang lebih 5 kilometer, dan membawa dua jirigen untuk tempat air.

”Kalau mau mengambil air dulu itu, masyarakt harus ke sungai dengan cara dipikul, sehingga sangat berat sekali,” cerita Sukisno.

Untuk saat ini, lanjut Sukisno mengatakan, masyarakat Desa Rahayu untuk mendapatkan air sudah sangat mudah. Tinggal muter kran air yang terpasang di rumah-rumah warga. Untuk saat ini sudah ada 830 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Rahayu yang menikmati bantuan sumber air dari JOB PPEJ tersebut.

”Bahkan saluran air bersih itu sudah bisa kita salurkan di dusun sebelah Desa Rahayu, yaitu Dusun Kayunan dan Desa Gandu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, bantuan air bersih dari JOB PPEJ yang saat ini dikelola oleh oleh masyarakat tersebut dapat menyumbang Pendapatan Asli Desa (PA Des). Pada tahun 2015 PA Des Rahayu yang bersumber dari pengelolaan sumber air bersih senilai Rp 80 juta.

”Air ini menyumbang pendapatan asli desa yang cukup besar. Ke depan kita berharap sumber air bersih ini dapat terus berkembang,” harap Sukisno. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban