Diduga Ada Dana Siluman di RAPBD 2016

Paripurna bahas RAPBD 2016
Paripurna bahas RAPBD 2016

kotatuban.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban menemukan anggaran yang diduga fiktif pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Tuban tahun 2016.

Pada RAPBD tersebut terdapat satu pos anggaran dengan nilai Rp.213.301.000 yang dialokasikan untuk rehab ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Gadon, Kecamatan Tambakboyo. Padahal di lapangan SDN 3 Gadon tidak pernah ada.

”Setelah kami kroscek di Desa Gadon tidak ada SDN 3, hanya ada SDN 1 dan itu adalah sekolah dasar satu-satunya yang ada di desa itu,” kata juru bicara Fraksi Partai Demokrat (FPD) Tuban, Cancoko, Selasa (17/11).

Selain itu, lanjut politisi Partai Demokrat tersebut, pihaknya juga menemukan banyak kejanggalan di RAPBD 2016. Diantaranya, ada satu pos yang sudah dikerjakan dan dianggarkan tahun ini, namun, masih mendapatkan anggaran lagi tahun 2016. Yakni, pekerjaan rehab beberapa gedung sekolah yang ada di pos pendidikan.

”Tahun 2015 ini sudah dianggarkan dan dikerjakan, tetapi tahun 2016 anggarannya muncul lagi dengan jenis pekerjaan yang sama,” ungkapnya.

Temuan anggaran yang diduga siluman tersebut disampaikan anggota DPRD ketika melakukan paripurna pembahasan RAPBD Tuban 2016 pada pandangan fraksi. Dewan meminta, Pemkab Tuban melakukan evaluasi dan revisi sebelum RAPBD ini terlanjur disahkan menjadi APBD pada 26 November mendatang.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, ketika dikonfirmasi menolak sebutan adanya anggaran fiktif di RAPBD Tuban. Pemkab Tuban akan melakukan revisi apabila ada kesalahan dalam penganggaran dalam RAPBD 2016.

Terkait adanya satu pekerjaan yang sudah dilaksanakan dan mendapat anggaran lagi tahun depan dan rehab gedung SDN 3 Gadon, Noor Nahar mengatakan persoalan awal waktu pengajuan Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAP PPAS) pada bulan Juni 2015 lalu.

”Saat itu pengajuan KUAP PPAS pada bulan Juni tapi belum disepakati, ternyata di Dana Alokasi Khusus (DAK) ada anggaran, jadi saat itu langsung bisa dikerjakan, karena sudah bisa dianggarkan melalui DAK. Pemkab Tuban akan segera mencoret pos anggaran ini agar tidak lagi mendapat penganggaran di tahun depan,” pungkasnya. (duc)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban