Dimasa PPKM Lazis NU Tuban Bagikan Daging Kurban kepada 31.084 Penerima Manfaat

Kotatuban.com – Sebagai wujud kepedulian ditengah Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, NU Care Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazis NU) Kabupaten Tuban Bagikan daging kurban kepada warga dan pedagang kaki lima terdampak pandemi Covid-19 di hari raya Idul Adha 1442 H.

Ketua PC NUCare-Lazis NU Kabupaten Tuban, Ida Musthofa saat dikonfirmasi Kamis (22/7/2021) menyampaikan saat ini pertumbuhan ekonomi masih belum stabil, ditengah massa pandemi Covid-19 dan diberlakukannya PPKM Darurat.

“Moment hari raya Idul Adha dirasa sangat di nanti oleh masyarakat kurang mampu untuk menikmati daging kurban, untuk kami ingin berbagi kepada masyarakat kurang mampu serta pedagang yang secara ekonomi terdampak akibat dari adanya pandemi,” terang Ida Musthofa.

Ida juga menyampaikan sasaran pembagian hewan kurban saat ini difokuskan untuk warga kurang mampu dan juga pedagang kaki lima yang terdampak pandemi dan diberlakukannya PPKM Darurat, dimana tidak sedikit pedagang kaki lima secara ekonomi kesulitan dikarenakan pendapatan mereka menurun dan hanya mengandalkan penghasilan harian

“Kami berharap daging kurban yang dibagikan dapat meringankan masyarakat kurang mampu dan juga para pedagang kaki lima,” ucapnya

Lebih lanjut pria asal Kecamatan Plumpang ini menjelaskan disemua Upzis LAZIS-NU di 20 kecamatan yang ada di Tuban juga melakukan pemotongan, tidak hanya di kantor PC NU Tuban saja, dan dari dua kecamatan tersebut data sementara hewan kurban sapi mencapai 209 ekor sedangkan kurban kambing mencapai 853 ekor sapi yang nantinya akan di distribusikan keseluruhan pelosok desa di Tuban

“Sementara data yang masuk sapi dan kambing sebanyak 1.230 ekor, dimana daging kurban tersebut disalurkan kepada 31.084 penerima manfaat, data ini belum masuk semua jadi baik data penerima maupun jumlah hewan kurban terus bertambah,” pungkasnya

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban