Dinas PU Dilaporkan Korupsi PKN

Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Dharmawan
Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Dharmawan

kotatuban.com-Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban dilaporkan oleh Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN), terkait indikasi korupsi pembangunan sarana prasarana air bersih tahun 2013 hingga 2014.

Dirilis dalam websait resmi frontantikorupsi.com  menemukan sejumlah sarana prasarana air bersih di Kabupaten Tuban, tidak berfungsi atau tidak bermanfaat bagi masyarakat. Selain itunNegara juga diruginan sekitar Rp 10 Miliar dari banyaknya bangunan yang diduga tidak standart.

Sesuai catatan PKN, prasarana air yang tidak bermanfaat untuk masyarakat, diantarnya berada di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Desa Wangluwetan, Kecamatan Senori, Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Desa Cokrowati, Tambakboyo, dan Desa Gesing, Kecamatan Semanding.

“Banyak sarana prasarana yang rusak, yang kemudian tidak dimanfaatkan oleh masyarakatm,” ujar Ketua PKN Iskandar, melalui sambunga telepon.

Salah satunya disebutkan, pembangunan sarana prasarana air di Desa Bader Kecamatan Jatirogo, Tuban, yang telah menghabiskan APBD Tuban tahun anggaran 2013 sebesar Rp 900 Juta dengan rincian pembangunan, pembuatan, pemboran sumber air senilai Rp 200 Juta, serta pembangunan sarana prasarana air Rp 600 Juta.

Terkait hal itu, Iskandar, telah mengadukan Dinas PU ke Polres Tuban, pada tanggal 17 November 2015 lalu. Pihaknya, berharap agar Polres Tuban segera menindaklanjuti pengaduan tersebut.

“Kami juga telah melaporkan indikasi adanya korupsi ke Polres Tuban,” kata Iskandar.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Dermawan, membenarkan adanya pengaduan yang dlayangkan oleh lembaga Pemantau Keuangan Negara itu, terkait indikasi korupsi di Dinas PU Tuban, pada proyek pekerjaan pembangunan sarana dan prsarana air bersih dan sumur bor air bawah tanah.

“Kami telah menerima surat tersebut dan saat ini sedang ditindaklanjuti dengan melaksanakan lidik,” kata Kapolres Tuban.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Kabupaaten Tuban, Choliq Qunaisih, memastikan tudingan korupsi yang dilayangkan lembaga pemantau keuangan Negara hingga pengaduan ke kepolisian tidak benar. Sebab, Dinas PU selaku pemegang kebijakan pembagunan di Kabupaten Tuban, telah melakulan seluruh proyek pembangunan sarana prasarana air bersih sudah sesuai prosedur dan aturan yang ada.

“Semua sudah kami laksanakan sesuai prosedur dan aturan yang ada,” kata Coliq.

Namun demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum itu tidak menampik adanya beberapa bangunan sarana air bersih dibeberapa desa yang tidak berfungsi, dan itu ada diranah desa. “Memang ada beberapa tida berfungsi dan itu ada di ranah desa,” katanya. (kim)

 

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban