Ditinggal Buang Air, Truk Trailer Kejebur Tambak

Truk triler kejebur tambak
Truk triler kejebur tambak

kotatuban.com – Ditinggal buang air kecil oleh pengemudinya, truk trailer yang sedang diparkir di tepi jalan raya Tuban-Surabaya KM 28, Desa Widang, Kecamatan Widang, berjalan sendiri. Akibatnya, truk trailer yang bermuatan besi dengan berat puluhan ton itu langsung masuk ke tambak milik warga yang ada di pinggir jalur Pantura Tuban. Beruntung, tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian kecelakaan tunggal tersebut, Jumat (04/03).

Pantauan kotatuban.com di lapangan, truk trailer yang bermuatan besi beton tersebut kondisinya terbalik di dalam tambak dengan kedalaman sekitar 3 meter. Sedangkan, pengemudi dari kendaraan truk trailer sudah meninggalkan kendaraannya yang tenggelam di tambak ikan itu.

”Kecelakaan ini tidak sampai ada korbannya. Karena pas truk ini kejebur tambak tidak ada orangnya,” terang Sukiman (52), warga Dusun Temangkar, Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban saat berada di lokasi kejadian perkara.

Menurutnya, jika kecelakaan truk trailer dengan nopol L 9832 UY itu berawal saat pengendara truk itu turun dari kendaraan untuk buang air kecil. Muatan yang berat dan jalan kondisinya menurun membuat truk langsung jalan sendiri.

”Jalannya ini kan turun. Mungkin karena muatanya terlalu berat, jadi pas ditinggal turun kendaraan itu jalan sendiri. Kemudian oleng ke kekiri, dan masuk tambak ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban IPTU Nungki Sambodo,  membenarkan bahwa kejadian kecelakaan tunggal itu berawal saat kendaraan truk trailer berjalan dari arah Tuban menuju Surabaya. Sebelum masuk tambak dan terbalik itu kendaraan bermuatan besi itu berhenti dan ditinggal buang air kecil oleh pengemudinya.

”Saat ditinggal buang air kecil kendaraan masih dalam kondisi nyala. Tidak sampai ada korban luka maupun korban jiwa, hanya mengakibatkan kerugian materail saja,” tandas IPTU Nungki Sambodo. (duc)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban