DLH Minta Laporan Perbaikan Lingkungan

kotatuban.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tuban, Bambang Irawan meminta perusahaan-perusahaan di Tuban untuk memberikan laporan terkait dengan perbaikan lingkungan di wilayah Tuban.

Kabupaten Tuban yang memiliki pantai pesisisr sepanjang 65 km sudah banyak perusahaan yang melakukan penanam pohon, bahkan setiap tahun dengan jumlah yang tidak sedikit.

“Kami berharap program penanaman pohon di pantai ada laporannya, berapa yang mati dan berapa yang hidup. Sehingga, bisa kita tentukan pantai sepanjang 65 km ini sampai kapan bisa selesai kita tanami mangruve,” terang Kepala DLH Tuban, Bambang Irawan saat mengikuti penanaman pohon mangruve di pesisisr Jenu, Kecamatan Jenu yang dilakukan PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Senin (26/11).

Pihaknya tidak mempermasalahkan perusahaan menguras kekayaam alam di Tuban. Namun, jangan sampai lingkungan Tuban menjadi rusak. Mangkanya, anggaran Corporate Sosial Responsibility (CSR) harus digunakan untuk perbaikan dan menata lingkunmgan.4.000 batang pohon terdiri dari pohon bakau (mangrove) dan cemara ditanam di pesisir pantai utara (pantura) di Desa Jenu Kecamatan Jenu. Penanaman ribuan pohon agar pantai tidak tergerus ombak laut itu dilakukan bersama Yayasan Mangrove Center Jenu.

Meski begitu Pemkab Tuban dalam hal ini DLH tetap memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Aset 4 yang sangat peduli terhadap penataan lingkungan. Hanya, dia mengingatkan, agar kegiatan penanaman pohon tidak hanya seremonial. Tapi, harus dievaluasi dan terwujud.

Menurut dia, pesisir Tuban punya panjang pantai 65 kilometer (KM). Setiap tahun ditanami 100 meter misalnya, tidak lama akan tertutup tanaman jikia dikeroyok oleh perusahaan-perusahaan di Tuban.

Perusahaan, kata dia, tidak hanya menggarap pesisir saja, namun di sekitar lokasi pabrik juga harus diutamakan.

‘’Banyak sumber air, banyak wilayah yang terkena pelebaran jalan dan banyak tanaman terpaksa ditebang. Harus kembali ditanami agar tetap  hijau. Dengan adanya evaluasi dan laporan kalau nominasi proper goal kami bisa mendukung dengan data-data valid,’’ tandasnya.

Sementara Ketua Mangrove Center Ali Mansur mengatakan, lokasi penanaman kali ini di pinggir sungai. Agar peserta tanam bisa melihat bagaimana kondisi sungai di Jenu. Sehingga bisa bersemangat untuk melestarikan. Setiap kegiatan tanam, kata dia, selalu ada evaluasi tiap bulan. Dari 65 KM panjang pantai di Tuban, saat ini sudah 19,8 KM yang sudah hijau dan sudah ditanami.

‘’ Pertamina EP budayanya adalah peduli lingkungan dan selalu melibatkan Mangrove Center. Untuk yang kerjasama dengan kami, syaratnya ketat. Satu bulan setelah tanam kami disurve, kalau misalnya minta 100 pohon, namun setelah tanam  mati 50 pohon, maka pohon yang mati harus dibeli,’’ tegasnya

Penanaman pohan mangruve ini menurut perwakilan Managemen PT Pertamina Aset 4 diharapkan mampu menumbuhkan dan mengembangkan ekosistem laut.

‘’Penanaman mangrove ini agar ekosistem laut tumbuh, udang-udang, ikan dan biota laut kembali muncul,. Penanaman juga untuk penyelamatan ekosistem pesisir pantai, ‘’ ujar perwakilan manajemen PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Jason Purba. (ims)

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban