DPRD Tak Gubris Demo Warga Kembangbilo Tolak Ring Road

image
Ketua DPRD Tuban, Miyadi

kotatuban.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, menargetkan pembebasan lahan untuk jalur lingkar selatan atau ring road selesai pada tahun 2016 ini.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Tuban, Miyadi, Senin (06/06). Menurutnya, sampai saat ini pembebasan lahan untuk jalan lingkar tersebut tidak ada permasalahan.

”Pembebasan lahan ring road sampai saat ini tidak ada masalah yang berarti,” ujar politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Saat disinggung terkait penolakan warga Desa Kembangbilo, Kecamtan Tuban beberapa waktu yang lalu, karena melewati lahan produktif, seperti areal persawahan dinyatakan hal itu akan bisa diselesaikan.

”Di Kembangbilo itu yang areal persawahan hanya sedikit, tidak lebih dari satu hektar. Yang banyak itu lahan bebatuan yang tidak produktif,” ujar Miyadi.

Menurutnya, dewan menemukan fakta baru bahwa warga yang demo di gedung dewan beberapa waktu lalu, bukan berasal dari daerah sekitar.

”Hasil investigasi setelah demo, ternyata yang demo terkait jalur lingkar (ring road) tidak hanya dilakukan warga Kembangbilo, tetapi ada 6 sampai 7 orang yang berasal dari Kecamatan Merakurak,” terang Miyadi.

Selain itu, aksi penolakan di Kembangbilo tidak dilakukan oleh pemilik tanah yang lahannya terkena rencana pembangunan jalur ring road. Tetapi ada orang luar yang ingin memanfaatkan situasi harga tanah untuk kepentingan pribadi. Sehingga, dewan tidak akan menjadwalkan mediasi antara warga dengan pihak terkait.

”Dewan tidak akan menghiraukan demo itu, dan tetap pada target bahwa sampai tahun 2016 pembebasan lahan untuk jalur ring road selesai total dan tidak ada yang tertunda,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban