Dua Siswi SMP Jadi Korban Penjual Ayam

image
Pelaku saat digiring di Mapolres Tuban
kotatuban.com – Entah setan apa yang menyusupi diri Agung Hari Purnomo alias Pele (36), seorang penjual ayam asal Kelurahan Doromukti, Kecamatan Tuban. Pasalnya, penjual ayam tersebut tega menyetubuhi dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) sekaligus.

Perbuatan bejat yang dilakukan oleh Pele terhadap dua pelajar SMP yakni NK (14) dan NR (13) itu berawal saat pelaku kenal dengan NK dan dikenalkan oleh kakak kelas korban. Setelah lama kenal, kemudian pelaku mengajak korban untuk ketemuan dan jalan-jalan.

”Pada saat korban berada di warnet setelah pulang sekolah kemudian didatangi pelaku. Kemudian pelaku ini mengajak NK jalan-jalan dan NK meminta NR untuk ikut menemani,” terang Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, Senin (14/03).

Kondisi masih menggunakan seragam sekolah, kedua korban itu diajak keliling Kota Tuban oleh Pele. Saat jalan-jalan pelaku dan korban  kehujanan. Selanjutnya, karena sudah malam pelaku mengajak para korban  menginap di rumah pelaku di Gang Gading, Kelurahan Doromukti.

”Sebenarnya korban sudah meminta antar pulang, tapi tidak boleh sama pelaku dan disuruh menginap di rumah pelaku,” ujar Elis.

Karena waktu sudah malam akhirnya para korbanpun juga menginap dan tidur dalam satu kamar.

”Pada saat tidur bersama-sama itu pelaku menyetubuhi NK dan NR. Dan untuk malam kedua pelaku hanya menyetubuhi NK saja,” ungkap Elis.

Bahkan, pria yang sedang pisah ranjang dengan istrinya tersebut menyekap korban di rumahnya selama dua malam. Sehingga, korban sampai tidak berangkat sekolah. Kedua korban dikurung di dalam rumah pelaku dan ditinggalkan berjualan ayam ke pasar.

”Awalnya terungkap setelah orang tua korban dipanggil pihak sekolah lantaran korban tidak masuk tanpa keterangan. Kemudian orang tua korban lapor polisi. Dan polisi melakukan penyidikan dan berhasil menangkap pelaku. Saat ini pelaku sudah kita tangkap dan masih menjalani penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban