Awas, Daging Ayam Tak Sehat Dijual di Pasar

Konsumen harus pandai mkemilih daging ayam yang baik
Konsumen harus pandai mkemilih daging ayam yang baik

kotauban.com-Menjelang lebaran Idul Fitri, warga di Tuban harus berhati-hati saat membeli daging, khususnya daging ayam potong. Pasalnya, oknum nakal yang tidak beranggung jawab seringkali memanfaatkan, tinggiya permintaan ayam saat Ramadan maupun menjelang lebaran seperti sekarag ini, dengan menjual daging berkualitas buruk.

Hal itu seperti yang dialami Ahmad Mujahidin (27) pengusaha warung makan asal Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar, Tuban. Dia mengaku  saat membeli daging ayam dari pasar Bulu ternyata kualitasnya sangat jelek. Tekstur daging sedikit lembek dan banyak memar dikulitnya.

“Beda pada hari sebelumnya, saat ini banyak pedagang yang bebas menjual daging ayam potong yang kelihatannya tak sehat,” kata Mujahidin.

Komentar senada juga disampaikan Mutmainah (27) ibu rumah tangga yang membeli daging ayam potong di pasar yang sama. Saat ini, banyak penjual ayam potong dadakan yang menjual ayam potong. Bahkan, diduga mereka menjual daging ayam yang tak sehat. Hal itu terlihat dari daging ayam potong yang dijual tampak pucat dan kebiru-biruan. Selain itu, dagingnya juga tidak segar dan berbau amis.

“Harganya terhitung murah, sempat mau membeli. Tapi ragu-ragu, soalnya kondisis daging warnanya pucat,” terang perempuan beranak satu itu.

Mutmainah berharap ada langkah serius dari pemerintah dalam lmelakukan pengawasan terhadap penjualan daging, terutama menjelang lebaran. Jangan sampai makanan tidak layak konsumsi dijual dan ahirnya di konsumsi masyarakat.

“Padahal kemarin saya lihat berita di TV itu, penjual daging di pasar kota Tuban disidak dan diperiksa, tapi kenapa daerah yang pinggiran kok jarang ada pemeriksaan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut,  Kabag Humas Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi mengatakan, peredaran daging ayam potong yang tidak sehat dan berada ditingkat pasar kecamatan, bukan tanpa pengawasan. Pemerinatah melalui UPTD kesehatan sudah sering melakukan sidak, untuk mengantisipasi peredaran ayam tidak layak konsumsi. Bahkan, pemkab terus melakukan pemeriksaan pada sejuimlah penjual daging yang berada di pasar, termasuk yang di pasar pinggiran.

“Tidak usah panik, jika masyarakat mengetahui dan menemukan permasalahan seperti itu, segera laporkan ke dinas kesehatan atau UPTD dinas kesehatan terdekat,”kata Teguh.

Selanjutnya jika ditemukan penjual yang menjual daging tidak sehat, maka dagangannya itu akan disita. Bahkan, jika pedagang tersebut tetap membandel dapat dikenai sangsi sesuai aturan yang ada.

“Karena membahayakan konsumen, bagi pedagang yang ngotot menjual daging tak sehat, maka kami tak segan akan mempidanakannya,” tegas Teguh. (kim)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.