Dampak Kenaikan BBM, Aktifitas di Pasar Baru Tuban Lesu

image

kotatuban.com-Selama sepekan terahir pasca ketetapan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), aktifiitas di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tuban masih lesu. Salah satunya terlihat di pasar tradisional Pasar Baru Tuban, yang berada di Jalan Gajah mada Tuban.

Diakui sejumah pedagang, sejak kenaikan harga BBM yang membuat harga kebutuhan pokok mengalami peningkatan. Omset pedagang juga menurun drastis karena minimnya pembeli. Daya beli masyarakat menurun karena harga barang kebutuhan semakin tidak terjangkau.

“Sepi sekali mas. Dagangan tidak laku, apa-apa mahal, pembeli jadi males belanja,” ujar Sayem, pedagang sembako di pasar Baru Tuban, Rabu (26/11).

Sayem menjelaskan, kenaikan harga BBM tidak saja memberatkan ibu rumah tangga. Pedagangpun merasakan imbas yang cukup berat dari kenaikan bahan bakar itu.

“Pembeli itu yang masih ada hanya pedagang pracangan yang akan dijual kembali mas, kalau ibu-rumah tangga sekarang semakin sepi,” terang Sayem.

Diprediksi, menurunnya daya beli masyarakat akan terus terjadi hingga pergantian bulan,  saat pendapatan warga telah disesuaikan dengan kenaikan harga BBM. “Paling normal kembali satu bulan, soalnya gaji sudah disesuaikan,” imbuh Sayem. (kim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.