Kejar Kualitas dan Kuantitas Produksi, SDM Petani Garam Tuban Perlu Ditingkatkan

Ummi Kulsum
Ummi Kulsum

kotatuban.com – Untuk meningkatkan produksi garam di Tuban, salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia petani pengolah garam, baik dari sisi pengetahuan dan ketrampilan. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan petani garam menjadi sangat penting bukan semata untuk meningkatkan produksi, tapi juga kualitas garam yang dihasilkan.

Demikian diungkapkan oleh Umi Khulsum, Kepala Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pengawasan (KP2) Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tuban,  saat ditemui kotatuban.com diruang kerjanya, Jumat (22/08).

Menurut Ummi Kulsum, kualitas garam produksi Tuban masih belum sempurna, sehingga, harga jualnya masih rendah. ”Harga garam itu tergantung dari kualitas garam. Dan kualitas itu juga tergantung dari proses pembuatannya. Sedangkan kualitas garam dipengaruhi antara lain, dari lama penanaman garam, suhu, cuca, derajat keasaman air, kebersihan, dan banyak faktor lain yang mempengaruhi kualitas garam. Hal tersebut harus dipahami betul oleh petani garam,” terang Ummi Kulsum.

Untuk saat ini, lanjut Ummi Kulsum, pemerintah menetapkan harga garam untuk kualitas produksi (KP) 1 seharga Rp 750 per/kg, KP 2 Rp 600 per/kg, serta Rp. 500 per/kg untuk KP 3.
”Rata-rata petani kita sampai saat ini baru mampu menghasilkan garam KP 3,” terang Ummi Kulsum.
Untuk diketahui, produksi garam di Tuban pada tahun 2012 sebesar 20.544 ton. Pada tahun 2013 produksi garam Tuban menurun jika dibandingkan pada tahun 2012, yakni hanya sebesar 16.489 ton saja. Sedangkan, pada tahun 2014 ini Pemkab Tuban menargetkan produksi garam bisa mencapai 23 ribu ton. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.