Pedagang Musiman Mulai Berdatangan di Jalur Mudik

Pedagang musiman mulai berdatangan
Pedagang musiman mulai berdatangan

kotatuban.com-Sejumlah pedagang dadakan musim mudik di jalur Pantura mulai bermunculan. Pedagang yang biasanya menunggu pemudik yang melintas dijlur tersebut mulai menggelar daganganya dengan memasang tenda di atas trotoar.

Pemadangan seperti mulai tampak di sepanjang Jalan RE Martadinata, Kota Tuban. Jalan yang langsung berdampingan dengan pantai laut utara Jawa tersebut, memang sudah menjadi langganan pedagang dadakan aneka makanan saat menjelang lebaran seperti sekarang ini.

Biasanya pedagang mulai muncul sejak sepupuh hari (H-10) menjelang lebaran Idul Fitri dan akan berahir seminggu setelah lebaran. Rata-rata pedagang menjual bakso, mie ayam dan aneka minuman segar seperti kelapa muda maupun es buah.

Meski berdagang di atas trotoar, nyatanya para pedagang nyaman-nyaman saja dan tetap menjual makanan kepada para pemudik yang mampir.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupate Tuban, Heri Muharwanto, menanggapi hal tersebut megungkapkan, jika munculnya pedagang setip akhir bulan puasa selalu terjadi terutama di kawasan strategis jalur pantura. Namun demikian pihaknya mengaku jika keberadaan mereka yang melanggar tersebut tetap akan mendapatkan toleransi dari pemerintah, paling tidak selama musim mudik hingga balik lebaran.

“Kita toleransi itu sampai lebaran ketupatan (balik lebaran ke tujuh), namanya PKL juga sama dengan kita ingin menikmati berkahnya Idul Fitri. Jika yang lain mendapat THR pastinya tidak salah jika mereka ikut menikmati moment ini. Kami tidak membenarkan para PKL yang berjualan di atas trotoar hanya saja itu kebijakan selama Idul Fitri,” kata Heri.

Lbih lanjut Heri menjelaskan, pedagang di jalur pantura sepanjang Jalan RE Martadinata memang sudah setiap tahun menempati trotoar di sisi jalan itu untuk berjualan. Mereka menunggu pemudik yang singgah dan beristirahat setelah menempuh perjalanan menuju kampung halaman.

“Itu memang musiman mas, nanti kalau sudah selesai merek sendiri yang akan membongkar tenda mereka,” lanjutnya.

Heri menghimbau kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang limbah daganganya sembarang tempat, agar tidak timbul masalah kebersihan. Selain itu, pedagang juga diminta tetap menjaga tanaman di pinggir jalan agar tidak rusak oleh aktivitas berdagang mereka.

“Yang paling penting mereka menjaga kebersihan, semua limbah dagangan dikumpulkan agar tidak tercecer dimana-mana,” imbau Heri. (kim)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.