Stok Tipis Harga Cabai di Tuban Naik

kotatuban.com-Sejak lima hari terahir, harga cabai rawit merah tembus angka Rp40.000 per kilogram (/kg) Padahal komuditi dapur yang memiliki rasa pedas ini sebelumnya berada di kisaran harga Rp30.000 hingga Rp35.000 saja perkilonya. Minimnya stok dipasaran ditegarai sebagai penyebab melonjaknya harga komuditi cabai tersebut.

Penjual cabai di pasar Baru Tuban
Penjual cabai di pasar Baru Tuban

Rumiatun (42) pedagang bumbu dapur di Pasar Baru, Jalan Gajahmada Kota Tuban mengungkapkan, akibat kenaikan harga, pembeli cabai daganganya menurun. Jika sebelumnya Rumiatun mampu menjual di atas lima kilo cabai per hari, namun, kini tidak lebih dari 3 kg cabai daganganya yang terjual. Padahal stok cabainya sudah dikurangi dari sebelumnya.

“Kalau harganya naik seperti sekarang ini, konsumen juga mengurangi jumlah pembelianya. Kalau biasanya konsumen membeli setengah kilo, sekarang seperempat kilo saja,” kata Rumiatun.

Ditambahkan Rumiatun, minimnya stok cabai saat ini disebabkan kiriman dari luar seperti Kediri, dan daerah lain tidak ada. Cabai yang saat ini beredar di pasaranmerupakan cabai lokal dari petani sekitar Tuban, seperti Semanding dan Bancar.

“Kalau petani lokal dari Semanding sama Bancar, itu yang biasanya kirim kesini mas. Untuk kiriman cabai dari luar daerah tidak ada, makanya harganya jadi naik,” jelasnya.

Selain cabai rawit merah, cabai hujau juga mengalami kenaikan meski tidak sebesar cabai merah. Jika sebelumnya satu kilogram cabai hijau Rp22.000, saat ini harganya naik menjadi  Rp26.000/kg. Sementara cabai keriting tidak mengalami perubahan yakni Rp22.000 /kg.

Disamping cabai, komuditi bubu dapur lain yang juga mengalami kenaikan adalah bawang putih, jika sebelumnya berada pada harga Rp10.000/kg saat ini hanganya menjadi Rp12.000 /kg, bawang merah stabil Rp15.000 perkilo, dan harga tomat anjlok dari Rp4.000 /kg  menjadi 2.000 /kg. “Kalau tomat memang harganya murah. Apalagi, sekarang ini lagi musim panen,” pungkasnya. (kim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.