Gagahi Adik Ipar Dipolisikan

Tersangka KD saat diperiksa di Polres Tuban
Tersangka KD saat diperiksa di Polres Tuban

kotatuban.com – Ulah yang dilakukan lelaki berinisal KDn (32), warga asal Kecamatan Senori membawa dirinya mendekam di kamar jeruji besi Polres Tuban. Betapa tidak, KD yang diminta mengawasi adik iparnya berinisial MJ (14) oleh mertuanya yang tengah bekerja di Biak, Papua Barat malah tega menggagahinya hingga 13 kali.

”MJ ini dititipkan kepada KD yang merupakan kakak iparnya sendiri. Dan orang tuanya bekerja di Biak Papua,” terang, Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati kepada kotatuban.com, Senin (05/10).

Tersangka menyetubuhi korban saat isteri tersangka yang merupakan kakak kandung korban sedang berada di luar rumah. Kelakuan bejat KD tersebut terungkap saat korban menyusul orang tuanya merantau ke Biak. Saat itu, MJ mengeluh kalau perutnya sakit, dan bercerita kepada ibunya kalau dia disetubuhi kakak iparnya.

”Mengetahui hal itu ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tuban, dan akhirnya petugas kepolisian menangkap tersangka,” ungkap mantan Kapolsek Kerek tersebut.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 jo pasal 76 D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun hukuman penjara. (duc)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban