GP Ansor Tuban Kecam Kerusuhan di Aceh

image
kotatuban.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tuban menyesalkan aksi pembakaran gereja di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, beberapa waktu lalu. Apapun alasan yang melatar belakangi, aksi main hakim sendiri terlebih dilakukan dengan cara kekerasan tidak bisa dibenarkan oleh hukum maupun agama.

”Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Islam bukan agama yang mengajarkan kekerasan. Islam adalah agama akhlak. Islam agama yang diturunkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam” terang,  Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tuban, Syafiq Syauqi, Jumat (16/10).

Menurutnya, aksi kekerasan ini menambah catatan aksi intoleransi, pelanggaran hak warga negara yang dijamin konstitusi, yakni, hak untuk menjalankan ibadah di negeri ini. Kekerasan ini juga menunjukkan masih terlalu banyak kebencian dan ketidakmampuan untuk hidup berdampingan dalam perbedaan.

”Kami meminta aparat bertindak persuasif dan melakukan mediasi, dengan prinsip maslahah ‘ammah dan penegakan hukum yang tegas, adil, dengan tetap mengedepankan ahlakul karimah, untuk mencegah kekerasan dengan alasan apapun,” ungkapnya.

Selain itu, PC GP Ansor Tuban ini juga menghimbau kepada semua pihak, khsusnya di Bumi Wali Tuban untuk menjaga diri, menjaga toleransi, dan tidak terpancing untuk melakukan kekerasan yang akan mengakibatkan perpecahan, kekacauan, kerusuhan, dan konflik horisontal yang merugikan masyarakat. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban