‎Proyek Paving Halaman DPRD Terancam Molor 

kotatuban.com– Proyek pavingisasi halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban terancam molor. Pasalnya, proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 480 juta tersebut sampai saat ini pemborong dari CV. Panggung Pilar Mas mengalami kendala terkait pengiriman bahan paving dari luar Kabupaten Tuban.

Pavingisasi itu berada di halaman gedung dewan seluas sekitar 2.000 meter persegi. Sampai saat ini masih terpantau beberapa bahan bangunan yang masih berserakan dan terlihat aktivitas pekerja berhenti karena menunggu kiriman paving dari luar daerah.

Padahal, target proyek yang didanai dari APBD Tuban tahun 2016 itu akan selesai pada tanggal 10 Nopember 2016 mendatang. Untuk menyelesaikan pembangunan tersebut pemborong mengerahkan sebanyak 10 pekerja.

”Selesainya direncanakan pada 10 Nopember mendatang dengan melibatkan 10 tenaga pekerja. Anggaran untuk menyelesaikan ini sekitar Rp 480 juta,” terang Arifin, selaku penggung jawab lapangan proyek.

Menurut Arifin, sampai saat ini masih ada kendala terkait stok dan pengiriman paving yang tidak kunjung datang. Karena permintaan untuk bahan paving ini memiliki kualitas bagus dan didatangkan dari luar Kabupaten Tuban. 

”Stok paving habis dan kita masih menunggu kiriman, itu yang menjadi kendala, karena bahan di kirim dari luar Tuban,” tandasnya.

Sementara itu, Sekertaris DPRD Tuban Supriyanto, mengatakan bahwa proyek pembangunan ini sudah di lakukan beberapa pekan yang lalu. Hal itu untuk mengatasi genangan air ketika hujan turun.

”Kalau hujan turun, halaman gedung dewan sering tergenang air. Makanya di lakukan pembenahan itu dengan melakukan peninggian pada paving,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa paving yang berada di sekeliling gedung dewan sudah rusak dan perlu diperbaiki. Sehingga, tahun ini dilakukan perbaikan untuk menata halaman gedung dewan.

”Nantinya juga digunakan untuk parkir kendaraan dan mengatasi genangan air ketika hujan turun,” pungkasnya. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.