Pemerintah Bakal Genjot Pembentukan BUMD Migas

kotatuban.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Tuban semakin serius untuk membentuk Badan Usaha Milk Daerah (BUMD) yang bergerak dalam bidang minyak bumi dan gas bumi (Migas). Hal tersebut tercermin dari Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang kini mulai masuk pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban.

Wabup Noor Nahar
Wabup Noor Nahar

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein, kepada kotatuban.com mengatakan, pemerintah akan secepatnya mendorong pembentukan BUMD Minyak dan Gas. Namun sebelum itu pemerintah lebih dulu harus mempersiapkan dasar hukum berupa Perda sebelum dibentuk badan usahanya. Perda yang masih dalam pembahasan itu adalah Raperda Pembentukan Perusahaan Daerah Minyak dan Gas Bumi Kabupaten Tuban.

“Kita tidak boleh lamban dan harus cepat menangkap potensi itu,” kata Wabub Noor Nahar.

Meski tidak disebutkan secara detail oleh Wabub, mana saja potensi yang akan digarap perusahaan migas milik daerah Tuban. Namun, diyakini potensi perminyakan dan gas yang dimiliki Kabupaten Tuban cukup besar dan harus segera dikelola.

“Tuban memiliki potensi perminyakan yang luar biasa. Berapa titik saja yang saat ini sudah kelihatan ada potensi tambang minyak dan gas,” sambung Wabub.

Wabub berharap, Raperda Pembentukan Perusahaan Daerah Minyak dan Gas Bumi Kabupaten Tuban tersebut mendapat dorongan penuh dari DPRD. Sebab, menurutnya,  jika potensi migas di Tuban tidak segera di manfaatkan akan sia-sia.  “Kalau potensi migas tidak segera kita tangkap, kita yang akan rugi,” terang Wabub Noor Nahar.

Wabub juga meyakinkan,  jika pemanfaatan potensi migas di Tuban tidaklah terlalu membutuhkan biaya alias minim biaya. Sebab, banyak investor dari luar yang ingin menanamkan modal mereka untuk berbisnis di Tuban dalam bidang migas itu.

“Pemanfaatan potensi ini, kami tidak membutuhkan biaya.  Urusan modal awal itu tugasnya investor, kita manfaatkan banyaknya pemodal yang akan masuk ke Tuban untuk menggarap potensi migas,” ungkapnya.

Sementara, untuk percepatan itu, pemerintah menargetkan minimal pembentukan BUMD Migas tidak sampai tahun 2015. Sehingga, dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secepatnya.

“Targetnya tidak sampai 2015. Tahun ini saja kami langsung laksanakan, dan penyertaan modal dasarnya dari alokasi APBD-P 2014 ini kita siapkan,” pungkas Wabub. (kim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.