2019 Basnas Raup Dana Zakat Rp9,5 M

kotatuban.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban gelar kegiatan Sosialisasi Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) yang dibuka secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban, Siti Syarofah.

Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Baznas Kabupaten Tuban, Eko Julianto,S.STP, serta perwakilan dari Unit Pelayanan Zakat (UPZ) PT. Semen Indonesia, TPPI, Bank Jatim, BRI, Perwakilan UPZ Majid se Kabupaten Tuban, dan para Dai yang ditugaskan di daerah-daerah yang minus agama.

Dalam sambutannya, Siti Syarofah berterimakasih pada Pemkab Tuban atas semua fasilitas yang dalam perjalanan pengelolaan zakat di Kabupaten Tuban menunjukkan kemajuan yang baik, berdasarkan data yang ada di Baznas.

“Dulunya 5-6 tahun yang lalu Baznas maupun lembaga amil zakat masih berjalan sendiri-sendiri. Bahkan lembaga amil zakat lebih dikenal masyarakat. Sehingga potensi-potensi zakat masih belum terdeteksi sama sekali pada saat itu. Dengan adanya aturan yang dibentuk pemerintah melalui undang-undang Baznas ditunjuk sebagai koordinator dalam pengelolaan zakat di Indonesia,” ungkapnya

Saat ini tugas dari Baznas yaitu untuk merangkul badan amil zakat yang ada di Kabupaten Tuban khususnya, diantaranya adalah Laziz Mu, Laziz Nu, Yatim Mandiri, BMH, dan Nurul Hayat. Agar masyarakat lebih terketuk hatinya dalam mengeluarkan zakat, selain itu Baznas juga ditutut bisa bekerja secara profesional dalam tata kelola organisasi yang baik.

“Hal ini terbukti 2 tahun berturut-turut BAZNAS Kabupaten Tuban telah di audit in eksternal yang memperoleh hasil WTP,” terangnya.

Lebih lanjut, Syarofah yang juga ketua PC Muslimat Nu Tuban menuturkan terkait dengan penerimaan zakat di BAZNAS semakin tahun semakin meningkat. Saat ini, tahun 2019 memperoleh sebesar 9,5 miliar.

Ini semua berkat kerja keras antara pengelola maupun pelaksana UPZ-UPZ Baznas di Kabupaten Tuban. Bagi para pelaksana yang sudah mensosialisasikan BAZNAS ke OPD-OPD yaitu kepada para ASN, perolehan zakat mulai meningkat pada tahun 2018.

“Seiring dengan penerimaan yang semakin meningkat, kegiatan pendistribusian juga terus mengalami peningkatan. Berbagai program pendistribusian yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Tuban mulai dipercaya dan saat ini BAZNAS dan Pengelola Lembaga Amil Zakat yang ada di Kabupaten Tuban sudah duduk bersama dan di fasilitasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Tuban,”ujarnya.

Keputusan yang dihasilkan yaitu masing-masing pengelola LAZ siap menyampaikan laporan pengelolaan zakat kepada Baznas Kabupaten Tuban. Khususnya untuk UPZ Masjid yang belum melaporkan hasil laporan perolehan zakatnya kepada BAZNAS.

“Tahun ini UPZ Masjid yang sudah di SK kan sebanyak 95, akan tetapi laporan yang baru masuk ke BAZNAS sekitar 13. Untuk itu saya mohon dengan hormat para pengelola masjid, yang masjidnya sudah di SK kan untuk menjadi UPZ BAZNAS Kabupaten Tuban supaya segera memberikan laporannya kepada BAZNAS,” tegas ketua muslimat NU ini.

Pada kesempatan yang sama pula, sekretaris BAZNAS Kabupaten Tuban, Eko Julianto, S.STP ini juga menambahkan salah satu terobosan yang dilakukan oleh BAZNAS di bidang pendidikan adalah adanya beasiswa yang disampaikan kepada adik-adik bagi keluarga yang kurang mampu selain itu juga menjadi relawan baznas.

BAZNAS Kabupaten Tuban ini berbeda dengan BAZNAS-BAZNAS di kota-kota lain, apapun yang dilakukan oleh BAZNAS ini di topang oleh Pemerintah Daerah. Semoga kondisi ini terus dilanjutkan, dengan harapan nantinya bisa mencapai target yang di inginkan.

“Untuk itu kegiatan ini bertujuan untuk merekatkan dengan semua stake holder yang berkaitan pengelolaa zakat, infaq dan shodaqoh. Mari kita wujudkan merajut kebersamaan yang menuju kebangkitan sadar kehidupan. Karena potensi begitu besar, jika kita berjalan sendiri-sendiri tidak akan bisa memberikan efek yang cukup baik bagi kemaslahatan warga Kabupaten Tuban,” imbuhnya.

Eko berharap, untuk UPZ masjid agar terus di tingkatkan karena nantinya apabila UPZ Masjid secara administrasi tertata dengan bagus, maka Kabag Kesra ini menjanjikan nantinya program-program BAZNAS akan disalurkan kepada UPZ Masjid.

“Penilaian kami bahwasanya UPZ Masjid adalah UPZ yang paling dekat dengan masyarakat sehingga menurut kami sangat efektif,” tegasnya. (rto)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban