Selain Gizi Buruk, Bocah Ainur Rofik Juga Menderita TB Paru

kotatuban.com – Sungguh malang nasib Ainur Rofik, warga Desa Rawasan, Kecamatan Jenu tersebut. Pasalnya, anak yang berusia 13 tahun tersebut selain menderita gizi buruk, juga menderita Tubercolosis (TB) Paru. Sehingga, anak yang duduk di kelas 6 Sekolah Dasar (SD) tersebut harus bolak – balik ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr R Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Kepala Bidang Keperawatan RSUD Dr R Koesma Tuban, Utami saat dikonfirmasi mengungkapkan,  Ainur Rofik telah beberapa kali masuk RSUD. Bahkan, hampir setiap bulan Ainur Rofik masuk RSUD. ”Ini saja Ainur Rofik habis dirawat disini selama 33 hari, baru pulang sekitar 15 haru sudah kembali lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Utami mengatakan, sistem imunitas atau kekebalan tubuh Ainur Rofik juga lemah, sehingga sangat mudah penyakit lain memasuki tubuhnya. Sedangkan, Ainur Rofik di RSUD menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Sehingga, Ainur Rofik tidak perlu biaya untuk berobat di RSUD. ”Pemberian asupan gizi yang cukup untuk Ainur Rofik sangat penting. Sehingga, dia perlu biaya yang cukup besar untuk kebutuhan sehari – hari,” tandasnya.

Ainur Rofik, tergolek lemah di ruang perawatan RSUD Dr. R. Koesma Tuban
Ainur Rofik, tergolek lemah di ruang perawatan RSUD Dr. R. Koesma Tuban

Diberitakan sebelumnya, kasus anak terkena gizi buruk terjadi di Kabupaten Tuban. Sebelumnya, kasus anak terkena gizi buruk menimpa Abdul Malik (3), warga Desa Ngandong, Kecamatan Jenu. Kali ini kasus anak – anak menderita gizi buruk menimpa Ainur Rofik (13) warga Desa Rawasan, Kecamatan Jenu.

Anak yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar (SD) tersebut harus tergolek lemah di kamar III B Ruang Melati Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr R Koesma Tuban. Dia hanya ditunggui sang kakek, Suparto (93). Kakeknya yang sudah berusia lanjut tersebut harus menyiapkan segala sesuatu kebutuhan Ainur Rofik.

Ainur Rofik anak penderita gizi buruk tersebut tidak sempat merasakan kasih sayang dari sang ibu, Zolami. Pasalnya, sang ibu telah meninggal dunia saat melahirkan dirinya. Selain itu, bapaknya, Suwono juga sering sakit-sakitan sejak ditinggal ibunya Ainur Rofik. ”Bapaknya Ainur Rofik sekarang juga sedang sakit di rumah. Bapaknya itu sering sakit semenjak ditinggal ibunya Ainur Rofik,” terang, Suparto saat dikunjungi kotatuban.com di RSUD Dr R Koesma Tuban. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.