Akhirnya,… “Krisis” BBM Juga Melanda Bumi Wali

Antrean BBM di salah satu SPBU di Tuban
Antrean BBM di salah satu SPBU di Tuban

kotatuban.com – Wacana pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah membuat para pedagang BBM eceran yang ada di Kabupaten Tuban panik. Akibatnya, mereka yang rata-rata pedagang BBM eceran tersebut rela antre berjam-jam di SPBU demi untuk mendapatkan BBM, baik premium maupun solar.

Pantauan kotatuban.com, Selasa (26/08) di SPBU Gardu Laut Jalan RE Martadinata, terlihat antrean panjang pengantre BBM yang membawa jurigen-jurigen. Karena SPBU memprioritaskan melayani pengendara motor atau mobil, para pedagang BBM eceran tersebut harus rela menunggu sampai SPBU agak sepi pembeli.
”Saya ngantri di sini sudah sejak pukul 5 pagi tadi. Sampai saat ini sudah hampir pukul 9 saya juga belum mendapatkan bensin juga,” terang, Anang (34) salah satu pedagang BBM eceran asal Kecamatan Merakurak tersebut.
Menurut Anang, antrian panjang di SPBU tersebut sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. Bahkan, pemandangan antrian jurigen-jurigen tersebut tidak hanya terjadi di SPBU Gardu Laut melainkan juga di semua SPBU di Tuban.
”Kemarin saya ngantri di SPBU Dasin, Desa Sugihwaras juga antri begini, bahkan lebih panjang. Saya saja antri hampir 6 jam untuk mendapatkan bensin 90 liter,” ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Kasto (52), salah seorang pedagang bensin eceran yang ikut mengantri di SPBU Gardu Laut. ”Ya kalau memang harga bensin mau dinaikkan, ya dinaikan saja asal lancar daripada harus antre begini. Masak untuk mendapatkan bensin saja kita harus antri berjam-jam. Bahkan, kadang pas giliran kita bensin sudah habis,” tandasnya. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.