Amankan Aset, Pertamina EP Kerjasama dengan TNI

TNI dan Pertamina dalam suatu acara
TNI dan Pertamina dalam suatu acara

kotatuban.com – PT Pertamina EP percayakan pengamanan asetnya kepada pihak Tentara Negara Indonesia (TNI). Kerjasama pengamanan tersebut untuk menangani kasus illegal drilling yang tengah marak terjadi di di Indonesia yang beberapa diantaranya turut menimpa lokasi operasi PT Pertamina EP, antara lain di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

”Kami geram dengan kegiatan illegal drilling ini, dan kami serius untuk menanganinya agar segera tuntas dan tidak terulang kembali. Karena migas adalah asset negara yang juga termasuk dalam objek vital nasional yang harus dilindungi bersama. Untuk itu kami bekerjasama dengan aparat keamanan untuk membantu mengamankan asset negara ini dari para pelaku illegal drilling tersebut,” ujar Agustinus Pjs Public Relation Manager Pertamina EP, dalam rilisnya yang diterima kotatuban.com, Sabtu (04/10).

Untuk menjaga keamanan asset negara tersebut telah dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama antara PT PERTAMINA EP dan Komando Daerah Militer (KODAM) V/ Brawijaya tentang Penguatan Pengamanan Wilayah Kerja PT PERTAMINA EP di Jawa Bagian Timur (JBT-3) dalam Teritorial KODAM V/ Brawijaya.

Dalam penandatangan tersebut PT Pertamina EP diwakili oleh Cepu Field Manager, Wresniwiro dan Komandan Brigade Infanteri XVI/Wira Yudha  Kol.Inf.Nefra Firdaus, serta disaksikan langsung oleh Asset 4 General Manager Chalid Said Salim dan Pangdam V/Brawijaya MayJend TNI Eko Wiratmoko di Makodam V/Brawijaya.

Sedangkan, tujuan  dari perjanjian ini adalah sebagai landasan kegiatan pengamanan di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dalam menangani gangguan keamanan terhadap asset obyek vital nasional, personil dan prasarana yang ada di wilayah kerja PT Pertamina EP asset 4 Field Cepu khususnya yang berada di wilayah Jawa Timur yaitu Kabupaten Tuban dan Bojonegoro.

”Harapan kami melalui MOU ini kegiatan illegal drilling dan penambangan sumur tua dapat ditekan sekaligus dihentikan,” pungkasnya. (duc)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.