Anak Usia Lima Tahun Main Mercon Rumah Penjual Bensin Terbakar

i jago merah terus mengamuk melahap rumah dan isinya
i jago merah terus mengamuk melahap rumah dan isinya

kotatuban.com – Rumah milik Sucoko, penjual bensin warga Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, ludes dimakan si jago merah. Kebakaran tersebut diduga akibat percikan api dari petasan atau mercon yang dinyalakan oleh anaknya yang berusia lima tahun.

Kobaran api terus membesar lantaran rumah tersebut terdapat bensin yang dijual oleh korban, serta beberapa bahan yang mudah terbakar. Hingga akhirnya membuat satu rumah beserta isinya rata dengan tanah dan menjadi arang.

“Dugaan sementara kobaran api berasal dari mercon yang disebabkan anak Sucoko yang sedang bermain mercon,” terang Camat Parengan, Didik Purwanto, Sabtu (06/08),

Peristiwa yang membuat warga sekitar gempar terjadi Sabtu, (06/08), sekitar pukul 14.00 Wib. Saat itu, anak Sucoko sedang bermain mercon di sekitar halaman rumahnya yang juga menjual bensin eceran.

Selanjutnya, percikan api dari mercon mengenai bensin yang dijual oleh korban. Hingga api itu terus membesar dan menjalar ke dalam rumah sampai menghanguskan satu rumah yang dihuni oleh empat orang.

Usaha pemilik rumah beserta warga sekitar beramai – ramai memadamkan kobaran api dengan menggunakan alat seadanya tidak membuahkan hasil. Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah mobil Pemadam Kebakaran dari Pemkab Tuban diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Rumah yang terbakar dihuni oleh 4 jiwa dan diantaranya usia 11 tahun dan balita,” jelas Didik Purwanto.

Beruntung kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa yang meninggal dunia. Hanya saja, kerugian secara materi sekitar Rp 250 juta akibat rumah korban terbakar. Serta petugas masih melakukan penyelidikan dan memberikan bantuan kepada korban tersebut.

“Kerugian secara materi akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp 250 juta,” tegas Camat Parengan. (yit)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.