Anna Mu’awanah, Caleg PKB DPR RI : “PKB Adalah Partai Paling Bersih”

kotatuban.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Anna Mu’awanah mengklaim bahwa PKB adalah partai yang paling bersih saat ini. Hal ini didasari kenyataan bahwa hingga kini tidak ada pengurus atau kader  PKB yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

”Lihat saja sekarang, partai besar-besar,termasuk partai penguasa banyak (kadernya, Red) yang berurusan dengan KPK karena kasus korupsi. Sedangkan, PKB hingga saat ini belum ada anggotanya yang berurusan dengan lembaga anti korupsi tersebut,” ungkap anggota DPR RI Komisi IX tersebut dalam sambutannya pada silaturrohmi kader PKB di Desa Senori Kecamatan Merakurak, Minggu (5/1).

Menurut Anna Mu’awanah, saat ini PKB hanya mempunyai 28 kursi di DPR pusat. Sehingga, suara PKB masih tergolong lemah dalam memperjuangkan kebijakan-kebijakan di Legslatif. Untuk itu, pada Pemilu 9 April 2014 mendatang, PKB harus mendapatkan kursi yang lebih banyak lagi. Supaya PKB lebih memiliki kekuatan untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Untuk merealisasikan hal ini, menurut Anna Mu’awanah,  rakyat harus bersatu padu memenangkan PKB.

”Kita harus menang saat ini, atau tidak sama sekali. Selain itu, untuk menuju kemenangan ini,  butuh perjuangan dan pengorbanan yang tinggi. Sehingga, kerja sama dan kesolidan partai mulai dari pengurus, kader, dan masyarakat sangat penting,” pungkas Anna Mu’awanah. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

3 Comments

  1. jangan sombong bu anna muawanah, nanti kalau terbongkar kegiatan sampean2 sedoyo, bisa2 sampean2 semuanya maluuu…. seperti peredaran pupuk palsu, bank thithil berkedok kredit simpan pinjam dsb

  2. Dengan adanya rencana dpr dapat pensiunan walau dpr yang bersih dari kasus korupsi atau yg tersandung korupsi berapa lagi anggaran untuk dpr…kinerja ngak maksimal.namun anggaran negara yg
    ditumpahkan di dpr begitu banyak bahkan yg tersandung kasus pun rencananya tetap dapat pensiunan….negara yg lucu apa yg membuat kebijakan seperti itu yg lucu….?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.