Bulai Mengganas Petani Jagung Kelimpungan

image
Jagung pwtani yang diserang Bulai

kotatuban.com – Petani jagung di wilayah Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Montong klimpungan. Pasalnya, jagung milik para petani yang baru berumur sekitar 1,5 bulan diserang bulai. Sehingga, petani didua wilayah tersebut dapat dipastikan akan merugi karena gagal panen.

Salah satu petani asal Kecamatan Merakurak, Parsani (57) saat ditemui kotatuban.com, Rabu (31/12) mengungkapkan, bahwa jagung miliknya mulai daun sampai batang warnanya berubah menjadi putih. Selain itu, pertumbuhannya juga lambat. 

”Kalau petani sini menyebutnya “Putehen”. Pertama tanaman jagung satu dua yang mengalami penyakit seperti itu. Namun, jarak beberapa hari hampir semua jagung mengalami hal serupa,” ungkapnya.

Menurutnya, ada ratusan petani yang jagungnya mengalami penyakit seperti itu. Sehingga, para petani mencabuti jagung yang telah berumur sekitar 1,5 bulan tersebut. ”Jagung-jagung ini ya kita cabuti saja, karena jika kita biarkan akan percuma tidak mau tumbuh,” tandasnya.

Pujo (41) salah satu petani lain mengatakan bahwa tidak sedikit petani yang mencabuti jagung-jagung miliknya dan diganti tanaman lain seperti kacang maupun cabai. Sehingga, petani didua wilayah tersebut dapat dipastikan mengalami kerugian yang tidak sedikit.

”Saat ini harga bibit mahal, harga pupuk juga mahal. Apalagi jagung milik para petani saat ini dapat dipastikan akan gagal panen. Sehingga, petani sangat menderita,” keluhnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.