Fasilitas Dirusak, RSUD Mengalami Kerugian Rp100 Juta

kotatuban.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Kyrie 2 Scarpe Koesma Tuban mengalami kerugian materi sekitar Rp100 juta akibat pengrusakan yang dilakukan keluarga bayi yang meninggal dunia akibat kelalaian salahsatu petugas beberapa waktu lalu. Canotta San Antonio Spurs Sehingga, pihak rumah sakit resmi melaporkan pelaku pengerusakan fasilitas rumah sakit tersebut.
”Kita telah membuat laporan kepolisian terkait pengerusakan fasilitas di rumah sakit ini dan kerugian akibat pengerusakan sekitar Rp 100 juta,” terang Kasubbag Humas dan Hukum RSUD dr. Mark Herzlich Jersey Koesma Tuban, Siswanto, Senin (09/10).
Pengerusakaan terhadap fasilitas rumah sakit milik pemerintah tersebut terjadi pada Jum’at sore, (06/10) lalu. Nike Roshe One Diduga dilakukan oleh kedua orang tua dari bayi yang meninggal dunia akibat dugaan terkena air panas di RSUD dr. NIKE ZOOM KD 9

Koesma Tuban. Yeezy Boost 350 V2

Bayi berusia 7 hari itu meninggal dunia lantaran diduga kelalaian perawat rumah sakit di saat akan memandikan bayi itu pada akhir bulan September 2017 lalu.

”Setelah kita laporkan kepada polisi terkait pengrusakan, kejadian itu kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” ujarnya.
Menurutnya, pelaporan itu dikarenakan pelaku telah melakukan pengerusakan di fasiltas umum atau barang milik negara. New Balance 1500 femme Seperti pengerusakan terjadi di loket pelayanan informasi, di dalam ruang persalinan bayi dan beberapa lainnya. Air Max 90 Grigio Donna

Sehingga, pengrusakan itu dapat mengganggu pelayanan rumah sakit. Dan pengrusakan itu apapun alasannya tidak dibenarkan.

”Pelaporan itu tidak hanya dikarenakan kerugian materi yang dialami rumah sakit, tetapi pelaku juga mengganggu pelayanan disini,” tandasnya.
Sementara itu, Satreskrim Polres Tuban sejauh ini masih melakukan pengembangan terhadap kasus pengrusakan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tuban itu. Nike Air Zoom Pegasus 33 femme Diantaranya melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi, baik dari rumah sakit dan pelaku.
”Kita akan memanggil pelaku dan pihak rumah sakit untuk dimintai keterangan lebih lanjut, untuk identitas pelaku sudah kita ketahui, tetapi belum kita lakukan pemanggilan,” jelas Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Muhammad Wahyudin Latif, melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Tuban, Iptu Rudi Zaeni.

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban