Hadapi MEA SDM Tuban Jadi Kendala Utama

Ketua DPRD Tuban, Miyadi
Ketua DPRD Tuban, Miyadi

kotatuban.com – Sudah sejak akhir tahun 2015 lalu Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) diberlakukan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tuban. Investasi dan tenaga kerja asing mulai masuk ke Indonesia. Sehingga, hal tersebut persaingan tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal terjadi.

”Pasti akan terjadi persaingan antara tenaga kerja asing dengan tenaga kerja lokal,” terang Ketua Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, Miyadi, kepada kotatuban.com, Sabtu (30/07).

Untuk menghadapi persaingan tenaga kerja tersebut, lanjut Miyadi mengatakan, mau tidak mau peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus dilakukan. Sehingga, SDM lokal mampu bersaing dengan SDM asing. Jika sampai SDM lokal tidak siap maka pasti akan tergerus dan kalah dengn tenaga asing.

”Peningkatan SDM lokal ini harus dilakukan. Dan itu juga akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam menghadapi MEA,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Apalagi, lanjut Miyadi mengatakan, di Tuban saat ini banyak industri besar yang masuk. Sehingga, jika SDM masyarakatnya tidak segera diperbaiki maka akan jadi penonton di negeri sendiri. Peningkatan SDM tersebut harus dimulai dari lembaga pendidikan.

”Jangan sampai kita menjadi penonton dinegeri sendiri. Maka dari itu mari kita bersama-sama memperbaiki kualitas SDM masyarakat Tuban,” pungkasnya. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.