Jasad Korban Kapal Tanker Sulit Dikenali

kotatuban.com – Korban tenggelam saat terbakarnya kapal Providence di Stasiun Pengisian Minyak, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu akhirnya ditemukan. Jasad korbaan sudah banyak yang rusak, sehingga, sulit untuk dikenali. Korban ditemukan mengapung dalam kondisi tak bernyawa di Perairan Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Selasa (28/1) dini hari.

Menurut Kasatpol Air Polda Jatim di Lamongan, AKP Fadhlan, jasad bernama Choirul Amin (22), warga Dusun Bororejo, Desa Kapu, Kecamatan Meraurak ini ditemukan nelayan sekitar pukul 1.00.

Fadhlan mengaku sulit mengidentifikasi jasad Choirul Amin setelah mengevakuasi korban ke RSUD dr Soegiri, Lamongan.Kondisi tubuhnya sudah rusak karena sebagian kulitnya sudah melepuh akibat terendam di air laut sejak Jumat (24/1) lalu. Wajahnya juga sudah rusak dan nyaris tak bisa dikenali lagi. Selain itu, Choirul juga tak membawa identitas saat ditemukan.

“Kami baru bisa menyimpulkan setelah rekan-rekan korban datang dan memastikan ciri fisiknya,” ungkapnya.

Fadhlan mengatakan ada dua identitas yang digunakan polisi untuk memastikan jasad itu Choirul. Pertama adalah pakaian dan kaos kaki yang dipakai, serta berikutnya adalah keterangan teman-teman korban setelah melihat ciri fisik korban.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tuban, Joko Ludiono juga memastikan kalau korban itu adalah Choirul. Temuan ini sekaligus mengakhiri upaya pencarian Choirul oleh Tim Sar selama empat hari lamanya di Perairan Laut Utara Jawa.

“Jasadnya sudah diambil oleh keluarga,” kata Joko.

Sekedar diketahui, Choirul merupakan korban yang hilang saat kapal tanker Providence terbakar di Perairan Utara Laut Jawa pada Jumat lalu. Petugas pemasangan pipa bawah laut ini diduga terseret arus laut yang sedang mengganas akibat cuaca buruk.

Sementara 25 awak kapal, serta rekan Choirul lainnya berhasil menyelematkan diri dengan jalan melompat ke laut. Mereka selanjutnya dievakuasi menuju daratan menggunakan Tung Boat yang telah stand by di stasiun pengisian yang dekat dengan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama. (ros)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.