JOB PPEJ Ingkari Janji Warga Sekitar Sumur Sumber

kotatuban.com – Operator Minyak dan Gas (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) dianggap ingkar janji oleh sebagian warga Kecamatan Merakurak. Pasalnya, JOB PPEJ telah berkomitmen kepada masyarakat sekitar Sumur Sumber yang berada di Desa Sambunggede akan membangunkan sumur bor.

Sebelum melakukan kegitan pengeboran perusahaan minyak asal Cina tersebut akan membangunkan sumur bor dibeberapa desa yang berada disekitar Sumur Sumber. Sumur bor tersebut diberikan sebagai ganti atas produksi pertanian yang hilang ketika JOB PPEJ akan melakukan pengeboran sumur Sumber 1, Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, pada awal tahun 2013 lalu.

”Padahal sudah satu tahun lebih pengeboran tersebut, hingga saat ini sumur yang dijanjikan JOB PPEJ tidak kunjung ada,” jelas salah satu perangkat Desa Sugihan, Cipwanto, kepada kotatuban.com, Senin (3/2).

Menurutnya, kalau untuk mengganti produksi pertanian yang hilang atas pemakaian lahan pertanian untuk pengeboran sumur Sumber 1, JOB PPEJ akan melakukan pengeboran sumur air di tiga desa. Diantaranya adalah Desa Sugihan, Desa Senori, dan Desa Sembungrejo, kesemuanya berada di Kecamatan Merakurak. Tapi hingga sekarang belum ada satu desa pun yang sudah dilakukan pengeboran. ”Masyarakat juga belum tahu kapan janji itu akan terealisasi. Kami juga hanya bisa menunggu saja,” tandasnya.

Lebih lanjut Cipwanto mengatakan, kalau pekerjaan pengeboran sumur air tersebut baru sebatas pada penentuan titik. Tapi entah kenapa, hingga saat ini pekerjaan tersebut tidak kunjung dilakukan. Selain itu juga belum pernah ada koordinasi lagi antara perangkat desa dengan JOB PPEJ ataupun pihak yang mewakilinya. ”Saya harap JOB PPEJ segera memenuhi janjinya ini kepada warga,” tuturnya.

Sementara itu, Field Admint Superintendat JOB PPEJ, Hananto Aji, belum memberikan jawaban saa dikonfirmasi mengenai hal tersebut. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.