Kemarau, Pemkab Tetapkan Siaga Kekeringan

Lahan pertanian mulai kekeringan
Lahan pertanian mulai kekeringan

kotatuban.com– Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban mulai kekeringan. Kendati kekeringan belum terlalu parah sehingga warga tidak sampai kesulitan air bersih, namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban sudah menetapkan kondisi siaga kekeringan.

“Sejak tanggal 22 Juli kemarin, Kabupaten Tuban di tetapkan berstatus siaga kekeringan,” hjar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tuban, Joko Lodiono, Selasa (12/8).

Joko menjelaskan, status siaga kekeringan yang saat ini sudah ditetapkan tentunya masih akan berubah alias meningkat seiring dengan memasuki puncak musim kemarau. Untuk itu pihaknya juga terus berkordinasi dengan daerah-daerah yang rawan kekeringan, selain petugas BPBD sendiri yang melakukan pemantauan langsung di lapangan.

“Tentu status tersebut bisa naik dari siaga menjadi darurat kekeringan, namun, kita masih menunggu laporan hasil pemantauan petugas kami di lapangan,” jelas Joko.

Sementara itu, pantauan kotatuban.com di lapangan, seperti, lahan pertanian di kawasan Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, dan lahan tegalan kawasan Dusun Boro, Desa Jetak, Kecamatan Montong,  yang ditanami jagung dan cabai mulai mengering sejak dua bulan terakhir ini. Bahkan, sebagian besar lahan masih nampak kosong belum digarap oleh pemiliknya. (kim)

 

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.