Longsor Empat Bulan, Jalan Poros Desa Belum Diperbaiki

kotuban.com-Lebih dari empat bulan longsor, jalan penghubung antara Desa Kenongosari dan Desa Sandingrowo, keduanya di Kecamatan Soko hingga kini belum juga diperbaiki. Akibatnya, jalan penghubung desa arah Kenongosari ke Sandingrowo maupun sebaliknya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Padahal jalan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Soko itu.

Jalan poros desa longsor masih dibiarkan menanga
Jalan poros desa longsor masih dibiarkan menanga

Menurut warga, jalan tersebut rusak sekitar  September tahun lalu akibat tergerus air hujan. Separuh lebih jalan yang berada di salah satu ujung jembatan longsor dengan kedalaman tiga meter dan lebar sekitar dua meter. Sehingga, jalan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. ” Lumayan bahaya mas, apalagi kalau malam hari, minimnya penerangan membuat jalan ini cukup rawan bagi warga yang tiddak tahu,” ujar Muhammad Kosim perangkat desa Kenongosari, Kecamatan Soko.

Menurut Kosim, karena kerusakan tersebut akses dua desa terganggu, kendaraan roda empat dari dan menuju desa Kenongosari maupun Sanding rowo harus memutar jika ingin ke tempat tujuan. ” Kalau warga sini maupun sebaliknya pakai mobil tidak bisa mas harus memutar lewat jalan lain,” kata Kosim.

Kosim mengaku, beberapa kali jalan itu telah ditinjau dari petugas terkait (Pekerjaan Umum), namun hingga kini belum mendapat penanganan.

Ditambahkan Kosim, petugas hanya mengatakan jika pada tahun 2014 ini akan mulai diperbaiki.” Sudah pernah dilihat sama petugas dari PU mas, katanya sih tahun ini mulai dikerjakan perbaikanya,” sambung Kosim.

Kosim berharap, jalan yang berada di desanya tersebut segera mendapat perbaikan dari pemerintah agar aktifitas warga tidak terganggu.  ” Kami berharap segera diperbaiki biar tidak membahayakan, longsornya juga cukup dalam,” imbuh Kosim. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.