Mesum di Bulan Ramadan, Diciduk Petugas

kotatuban.com – Kesucian bulan ramadan di Bumi Wali sedikit ternoda dengan ulah beberapa orang. Pasalnya, pada bulan yang suci ini masih ditemukan pasangan yang bukan suami istri melakukan perbuatan mesum di rumah kos.

Hal tersebut terbukti saat puluhan petugas gabungan dari Polres Tuban, Satpol PP dan juga TNI melakukan razia Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran sejumlah tempat kos dan juga rumah kontrakan yang berada di wilayah Kabupaten Tuban, Rabu (23/05) sore.

Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan beberapa pasangan bukan suami istri yang sedang kedapatan berada di dalam kamar kos saat bulan puasa ini. Mereka kemudian diamankan oleh petugas untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Pantauan di lapangan, kegiatan razia tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono. Puluhan personil gabungan itu langsung memeriksa tempat kos yang ada di kawasan Bukit Karang, Kabupaten Tuban.

“Kegiatan razia yang kita lakukan ini adalah untuk memberikan rasa aman untuk masyarakat Tuban. Khususnya di bulan puasa ini,” terang AKBP Nanang Haryono.

Puluhan petugas langsung menyebar memeriksa satu persatu kamar kos yang terdapat penghuninya. Pemeriksaan dilakukan mulai dari identitas penghuni kamar kos dan juga barang milik penghuni kos dengan sasaran seperti Narkoba, senjata tajam maupun barang terlarang lainnya.

Bahkan, saat melakukan pemeriksaan di Kos Radhika yang ada di Bukit Karang itu, petugas mendapati tiga kamar kos yang terdapat pasangan bukan suami istri. Bahkan di salah satu kamar, terdapat laki-laki dengan dua cewek.

“Kami tidak mengharapkan adanya penyakit masyarakat (Pekat) yang semakin marak di Bumi Wali. Hasilnya kali ini, seperti yang kita lihat ada beberapa pasangan kita dapatkan dan yang masih akan kita periksa,” tambahnya.

Selain dengan sasaran penyakit masyarakat, razia gabungan tersebut sebagai upaya mendeteksi adanya orang asing yang masuk wilayah Kabupaten Tuban. Sehingga tidak sampai terdapat orang asing yang masuk Bumi Wali yang mengancam keamanan di wilayah Tuban. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban