PDAM Tiga Hari Mampet, Warga Manfaatkan Penjual Air Keliling

kotatuban.com – Telah tiga hari sejak Selasa (21/08) lalu aliran air yang bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lestari Tuban mampet. Praktis dibeberapa wilayah seperti Kelurahan Sedorejo, Mondokan, Karang Indah, dan dibeberapa daerah lain mengalami krisis air bersih.
Direktur PDAM Tirta Lestari Slamet Riyadi menjelaskan, matinya air PDAM disebabkan rusaknya sambungan pipa di Merakurak yang ada di Desa Mandirejo, tepatnya di jembatan selatan Koramil Merakurak, yang mengalami kebocoran akibat aktivitas pelebaran jalan di lokasi tersebut.
”Akibat perlebaran jalan dan perbaikan jembatan inilah yang mengakibatkan pipa bocor. Dan kami harus melakukan perbaikan,” terang Slamet Riyadi, Kamis (24/08).
Menurutnya, kerusakan pipa tersebut mendadak, dan sudah ditangani petugas sejak kebocoran terjadi, dan selama 24 jam perbaikan dilakukan secara sift oleh petugas agar dampak kerusakan tersebut tidak dirasakan warga terlalu lama.
“Kami targetnya hari ini sudah selesai, karena perbaikan kita lakukan terus menerus selama 24 jam,” tandasnya.
Disinggung soal kompensasi yang akan diberikan kepada konsumen atas ketidak nyamanan selama air tidak mengalir, Riyadi mengaku belum ada kopensasi apapun sejauh ini, pihak PDAM hanya meminta maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan selama air tidak mengalir.
”Kita minta maaf kepada para pelanggan yang sebesar-besarnya kepada para konsumen atas ketidak nyamanan ini,” pungkasnya. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban