Pemkab Siap Lakukan Tes Urine PNS

Plt Sekkab Tuban Budi Wiyana
Plt Sekkab Tuban Budi Wiyana

kotatuban.com-Maraknya peredaran dan pengguna narkotika jenis sabu maupun karnopen menimbulkan keprihatinan tersendiri. Bahkan, saat pengajian Sabtu pagi yang digelar di Pendapa Krida Manunggal salah seorang warga meminta agar dilakukan tes urine di kalangan PNS di Tuban.

“Kami menduga di kalangan PNS sebagai pengguna narkoba bukan hanya yang sudah ketangkap saja, tapi, masih ada. Untuk itu agar dilakukan tes urine bagi PNS di Tuban,” terang seorang warga dalam SMS yang dibacakan saat pengajian Sabtu (8/11) pagi.

Sejumlah pejabat yang mengikuti pengajian yang digelar saban Sabtu pagi itu banyak yang setuju jika dilakukan tes urine di kalangan PNS. Sebab, hal itu sebagai bentuk dukungan Tuban sebagai Bumi Wali.

“Itu bagus jika dilakukan tes urine. Jangan sampai, sebagai PNS malah memberikan contoh yang kurang baik bagi warga masyarakat. Sehingga, jika ada PNS, baik sebagai pengguna maupun pengedar narkoba bisa ditangani secepatnya,” terang Asisten Sekkab Tuban Sulistyadi.

Hal yang sama juga disampaikan Plt Sekkab Tuban, Budi Wiyana, pihak BKD dalam waktu dekat bakal mempetakan satuan kerja mana ataau pejabat eselon mana yang akan dilakukan tes urien lebih dahulu. Sebab, hal itu berkaitan dengan anggaran.

“Pemkab jelas setuju dengan usulan itu, tapi, karena keterbatasan anggaran mungkin belum bisa dilakukan secara menyeluruh. Tapi, akan dipetakan lebih dahulu, mana yang harus dilakukan tes urine lebih dahulu. Prinsipnya tidak ada masalah dan akan dilakukan secara bertahap,” terang Budi Wiyana.

Sekedar diketahui, Tuban memang sangat empuk sebagai lahan peredaran obat-obatan terlarang semacam karnopin maupun sabu. Petugas kepolisian hampir setiap minggu menangkap para pengguna maupun pengedar obat terlarang tersebut. Namun, meski sudah banyak yang dipenjara, tapi, peredaran narkoba tetap marak di Bumi Wali. (ros)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.