Politisi Senior Kuasai Fraksi DPRD Tuban

DPRD Tuban saat sidang paripurna
DPRD Tuban saat sidang paripurna

kotatuban.com– Sejumlah politisi senior didapuk menjadi ketua fraksi di DPRD Tuban periode 2014-2019. Diantara politisi senior itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FKB), Sa’dun Na’im, Ketua Fraksi Gerindra, Aris Setiawan. Ketua Fraksi Golkar Keadilan Sejahtera (Gabungan Golkar dan PKS), Rudi Hartono, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Astutik.  Ketua Fraksi Nasdem Hati Nurani Rakyat (gabungan Partai Nasdem dan Hanura), Rasmani, Ketua Fraksi Amanat Pembangunan (gabungan PAN dan PPP), Aguk Sihabudin.

Sa’dun Na’im dan Aris Setiawan pada periode lalu, masing-masing menjabat Wakil Ketua DPRD. Sementara Astutik dan Rudi Hartono sebelumnya sebagai anggota DPRD Tuban. Ketua fraksi yang orang baru praktis hanya Rasmani dan Aguk Sihabudin.

“Sidang paripurna hanya sebatas memutuskan usulan dari partai masing-masing. Soal siapa yang dicalonkan menjadi ketua fraksi menjadi hak mutlak partai. Jadi DPRD hanya memutuskan saja, tidak lebih dari itu,” terang Ketua DPRD Tuban Miyadi, Rabu (1/10).

Sementara itu sejumlah elemen masyarakat berharap, DPRD Tuban yang baru diharapkajn bisa meningkatkan kinerja lebih baik dibanding sebelumnya. Apalagi, yang memegang jabatan ketua fraksi mereka yang sudah berpengalaman. Sehingga, mampu mendorong kinerja anggota fraksi masing-masing.

“Kan ketua fraksinya para politisi senior, masak kinerjanya kalah dengan sebelumnya. Kami berharap dewan tidak hanya menyatakan sebagai wakil rakyat, tapi, kinerjanya hanya untuk partai dan dirinya saja,” terang Ketua Komisi Perempuan Ranggalawe Tuban, Imanul Isthofiyana.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein, pihaknya meminta agar dewan bisa bekerja dengan cepat dan tepat, sehingga program pembangunan bisa cepat dilaksanakan tepat waktu.

“Kami juga berharap dewan yang baru bisa bekerja yang cepat dan tepat,” tutur Noor Nahar.

Ketua DPRD Miyadi menyadari tuntutan berbagai pihak itu. Namun, pihaknya juga meminta agar eksekutif juga bertindak cepet dan tepat. “DPRD itu kan tidak bisa bekerja sendiri, eksekutif sebagai patner juga harus bekerja cepat dan tepat, sehingga, semuanya bisa berjalan sesuai rencana,” tutur Miyadi. (ros)

 

 

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.